Entri Populer

Sunday, November 28, 2010

can't wait!

hari ini hasil polling nyaaa...
makasih buat yg udh ikutan vote ;)
ntar aku publish ke twitter acc+fb ku...
cek disana juga boleh ;))
http://twitter.com/angelamel0628
http://facebook.com/summer.yuri

Wednesday, November 24, 2010

I'm Genie for you boy ;)

I'm Genie for you, boy
I'm Genie for your wish
I'm Genie for your dream
I'm Genie for your world

I Love TIFFANY HWANG!

yah... udah bukan rahasia lagi kalo S.A.F.E.R (SNSD Anti Fans for EteRnity) berkeliaran...
trus, rata-rata pada benci sm Tiffany...
terserah mereka sih, mau benci sama siapa.
hak dia juga kan??
tapi, aku tetap sayang sm onnieku yang paling cantik ini :))
keep smile and show your eyesmile, fanyfany tiffany onnie :))

VOTE!!!

bats waktu voting 3 hari lagi!!! ayo dong vote terus!!! :))
tp perlu diketahui bahwa saya pecinta SM Ent :))

Monday, November 22, 2010

my FB updated status :'(


음주 제발 그만, 친구. 그것은 건강에 좋지 않습니다. 자신을 돌봐, 형제. 난 당신이 그렇게 할 수있어. 변경하지 마십시오! 정중 규 현 및 간단한 규가 아직시기 바랍니다 :')
orang yg selalu bikin emosiku berkecamuk sekaligus ngangenin itu Cho Kyuhyun! aku ga peduli sm bad news tentang dia! mau dia mabuk, mau dia ngapain aja. itu bukan urusan lo! dan jg bukan hak gue untuk ngelarang dia! yang penting dihatiku cuma satu! makhluk tampan yang keren+seksi dan bersifat jahil yang bernama CHO KYUHYUN :'( cuma itu!!!

Super Junior - NO OTHER (engsub) Lyric

There’s no one like you (No Other) 

"I really loves those sweet lyrics!" kyaaaaaaaa
 
There’s no one like you, even if I look around it’s just like that, where else to look for?
A good person like you, a good person like you, with a good heart like you, a gift as great as you
How lucky that I’m the person who will try his hard to protect you, where else to look for?
A happy guy like me, a happy guy like me, the guy with the happiest smile like me
Your two warm hands gets cold when I’m cold
Your heart that used to be strong becomes sensitive when I’m hurt
Take my hands silently, hold me silently, I’m only wishing for such little comforts
You don’t know my heart that wanted to do more just for you
Call out my heart, free my soul
It always felt like the first time, these remaining days are more than the time that I came to love you
There’s no one like you, even if I look around it’s just like that, where else to look for?
A good person like you, a good person like you, with a good heart like you, a gift as great as you
How lucky that I’m the person who will try his hard to protect you, where else to look for?
A happy guy like me, a happy guy like me, the guy with the happiest smile like me
When my greedy heart  gradually search to other directions
When my mind can’t handle whenever my greed grow even more
I know all those reasons that clearly says that you’re here, it’s the only one
I’m always thankful. I could do better as you do
Call out my heart, free my soul
It always felt like the first time, these remaining days are more than the time that I came to love you
There’s no one like you, even if I look around it’s just like that, where else to look for?
A good person like you, a good person like you, with a good heart like you, a gift as great as you
How lucky that I’m the person who will try his hard to protect you, where else to look for?
A happy guy like me, a happy guy like me, the guy with the happiest smile like me
You know, I’m a little bit shy sometimes, you don’t know but you’re burning like the sun, please understand my feelings
Even those girls that appears on TV shows are sparkling, you’re always be the one in my eyes (I’m going crazy crazy Baby)
Hearing you tell me that you love me, I have everything in this world, You & I, You’re so fine, is there someone like you?
I love you Oh, please know it, to me there’s only you, that I stupidly see you as my everything
We arrived on the same road, we’re just the same, how surprising, how grateful, it’s love
There’s no one like you, even if I look around it’s just like that, where else to look for?
A good person like you, a good person like you, with a good heart like you, a gift as great as you
How lucky that I’m the person who will try his hard to protect you, where else to look for?
A happy guy like me, a happy guy like me, the guy with the happiest smile like me

SUPER JUNIOR !

Super Junior (슈퍼주니어) is a popular K-pop Boyband, and a thirteen member Korean boy band under the SM Entertainment label and production agency. Super Junior is one of the most popular Korean Boyband outside Korea.

They debuted in 2005 with the single "TWINS (Knock Out)" as a twelve member group but added a thirteenth in May of 2006 with the release of their single U.

Super Junior's popularity has spread across Asia and they have held concerts in such places as Thailand and Japan. Several of the members had previous jobs as VJs, actors and models previously, which helped to boost the group's popularity. Super Junior is composed of 12 Korean members and 1 Chinese member.

GEGE scandal

Ini dari message FB juga *again&again*
dari grup:
elf4suju on FB


SMent : “Kapanpun Hankyung Ingin Kembali, Kami Akan Menerimanya dengan Senang Hati”

Di tengah kontroversi soal CF terbarunya yg mempromosikan video game, SM Entertainment baru2 ini menyatakan kalau mereka akan menerima dengan tangan terbuka apabila Hankyung memutuskan ingin kembali lagi ke Korea.

Pihak SM berkata pada New Daily tgl 19 Nopember, “Hankyung mengajukan tuntuan terhadap SM Entertainment pada 21 Desember 2009. Semua penyelidikan sudah selesai, jadi tinggal menunggu hasil akhir keputusan hakim saja. Hubunganantara Hankyung dan SM Entertainment jadi semakin tidak nyaman karena banyaknya penundaan.”

Berikut penjelasannya…

“Saat penandatanganan kontrak, Hankyung hadir bersama sang ibu dan sama2 menyimak dengan seksama penjelasan dari kami bahwa kontrak itu berlaku selama 13 tahun. Dia sendiri juga yg menandtanganinya, Kalau dari penjelasannya saat ini dan mengklaim kalau dia diperlakukan tidak baik di Korea dan soal kontrak yg dia katakan itu semua tidak benar dan hal yg dibuat-buat.

Saat ini, China sangat berkembang, tapi pada saat itu, bagaimana bisa kami menemukan bakat di China untuk menjadi bintang internasional? Hankyung sendiri tahu betul soal sistem yg dipakai SMEnt untuk mencetak bintang, itulah alasannya dia bersedia datang ke Korea.

Memang, kalau beberapa bulan awal debut Super Junior , dia sudah merasakan situasi yg tidak nyaman karena masalah visanya, tapi kenyataannya kalau dia malah mengklaim alasan kalau kontraknya tidak sesuai.

Banyak kontroversi yg menyebar soal ‘kontrak budak’ ini di dunia hiburan akhir2 ini, dan dari sudut pandang kami, Hankyung itu cuman ikut-ikutan saja dan hal ini dimanfaatkan oleh pihak2 di sekitarnya. Jika dia tahu bahwa dia tidak akan jadi bintang populer apabila hanya bermodal latar belakangnya sendiri, aku harap dia mau berpikir ulang, apakah langkah yg diambilnya sudah tepat, padahal perusahaan inilah yg membuatnya berkembang sejauh ini.

Soal tuntutan kontrak itu, Super Junior yg lain dan karyawan perusahaan mengetahuinya lewat media massa. Bahkan kami berharap soal kontroversi CF terbarunya itu tidak benar.

Di balik semua yg terjadi, SMent percaya kalau lebih baik untuk kami dan Hankyung untuk kembali bersama-sama lagi, daripada harus menghentikan masa kontrak. Kapan pun Hankyung ingin kembali, kami pasti akan menerimanya dengan senang hati.”

Super Junior UFO replies

Ini juga dari FB sih... tapi chek juga yg ini biar makin update *pale lo!* sebenernya yg kudate itu aku. cz ada 18754 message FB blm dibaca-baca -_-"
 
ELF: Sudah lewat beberapa waktu sejak terakhir aku mengirim pesan, semoga Yesung senang setiap hari.
Yesung: Aku mencintaimu~~

ELF: Ryeowook gege, Aku sangat menyukaimu karena kupikir kau sangat lucu…Ini pertama kalinya aku mengirim pesan jadi gege tolong dibalas! Aku akan sangat senang jika kau melakukannya…menantikan (balasanmu)…
Ryeowook: Aku hampir gila merindukan fans cina

ELF: Kyuhyun ge! Aku mencintaimu, mari bersama2! Aku murid tahun terakhir,setelah lulus, Aku akan melanjutkan studi di korea (kau) harus menungguku!
Kyuhyun: Apakah kamu murid yang studi di luar negeri? ^^Yang terbaik!!!*

ELF: Kyuhyun gege, imagemu untuk album ke-4 sangat tampan~ baik2lah pada dirimu sendiri~ mari bekerja keras untuk album ke-4~ heehee~ kesibukan gege sekarang apa?
Kyuhyun: Latihan koregrafi sekarang. ^^*

*dibalas menggunakan karakter mandarin.

ELF: Angel teuk, menjadi ELF adalah kebahagiaan seumur hidup,menantikan comeback kalian
Leeteuk: Jia you!!! ^^

ELF: Kyuhyun gege Sungmin gege >< Aku benar2 menantikan comeback album ke-4! Saat menutup mata aku melihat kalian berdua, benar2 merindukan kalian. ^^
Sungmin: Saat ini kami sedang mengerjakannya^^ Kau pasti akan menyukainya (4jib)~

ELF: Ryeowook ge, kau pasti sangat sibuk belakangan ini? Mohon jangan terlalu lelah, makan dan istirahat lebih. Menantikan album ke-4! Kim Ryeowook akan selalu menjadi bintang yang paling terang,Fighting !
Ryeowook: Hati2 jangan sampai terkena flu~~ Fan cina yang selalu mendukung kami, aku merindukan kalian

source: UFO Town
translated by bulletproof @ sj-world.net
take out with full credits
translate indo : sujuelfone

Asia’s Top 10 Most Handsome Male Celebrity Ranking

 dapet message dari FB, seputar 10 pria tertampan se-Asia. nah ada Jaemma sama Han gege lho!
check this out!

Hong Kong Entertainment Weekly dan Majalah Taiwan New Weekly baru2 ini melakukan survei dengan bertanya pada fans dari Jepang, Korea, Cina, Hong Kong, dan Taiwan untuk memilih siapa 10 Top selebriti Asia laki-laki yang paling ganteng, dan berikut hasilnya!!

1. Nicholas Tse
2. Lee Jun Ki
3. Yamamini coopera Tomohisa
4. Kim Jaejoong
5. Jin Akanishi
6. Jerry Yan
7. Wu Chun
8. Wang Lee Hom
9. Hankyung 
10. Huang Xiaoming

Source: [ent.cqnews],,via afc

TIRED!

baru aja pulang sekolah!!!
langsung makan siang, trus online :)
hueheh...
dirumah sendirian...
hiahhh -_-"
tiada pilihan lain...
yang kumau...
KYUHYUN!!! *ganyang kyuuu*

Sunday, November 21, 2010

ARE YOU A GOOD GIRL+SUPER GIRL

wuahhh... lagu dari DBSK ini keren banget tau gaaa???
apalagi suara Xiah Junsu! (nepotisme karena dia bias gue d dbsk)

aku mau cerita nih...
semalam, aku ikut lomba speech di USU (Universitas Sumatera Utara/University of North Sumatera)
aku dapet nomor 20.
ada 3 juri.
2 orang Indonesia (-_-)
dan1 orang bule tp udh lama netap di Indonesia.
beruntungnya aku, aku jadi finalis terakhir yg dijuriin sama tuh bapak bule o_0
tapi, karena dia banyak urusan (si bapak pasti orang penting deh -_-)
dia ninggalin kita.
tapi sebelum itu dia memberikan komentarnya terhadap orang-orang yang udah nampilin speech nya.
dan dia bilang dia sangat terpukau.
dia juga bilang, waktu seumuran kami (15 tahun) dia ga berani tampil speech di depan umum.
makanya itu dia kagum banget sama keberanian kami.

well, banyak yang speech nya ancur-ancuran sih...
nervous mungkin (yaiyalah! mau lo?!)
aku sih ga peduli waktu yang masih giliran nomor 1-17 dan yang lebih kurang ajarnya gue malah selonjoran di kursi!
nah begitu udah no.19 (kebetulan no.19 adalah nomornya sohib aku, Thia)
baru deh deg-deg an!
antara pengen pipis, buang hajat, muntah, etc.
ga tau deh...
aku jadi nervous!
demi apa coba?!
begitu maju kedepan, aku deg-dega an banget.
sampe2 detak jantungku bunyi "deg... deg... deg..."
mampus! gimana klo orang-orang denger dan ngetawain aku???
s*it!
tapi akhirnya aku bisa juga bacain speech ku dan ga ada satu kata pun yang terlewatkan!
thank God!
begitu turun aku dengan panik nanya...
"Tadi denger suara detak jantung ga?", aku tanya penasaran.
tapi mereka jawab.
"Ga ada tuh!"
Alhamdulillah! (sujud syukur)

nah begitu selesai giliranku, kami lalu di kasih break time.
aku dan thia langsung nemuin widya dan sishi yang sedari tadi ngintip lewat jendela.
minumku habis. terpaksa ngambil uang Rp. 5000,- buat beli jus mangga.
trus abis itu, kami main scrabble.
tapi aku udahan duluan cz ga nemuin kata-kata yang bagus.
nah begitu aku udahan, mereka semua pun bercerai eh udahan maksudnya
waktu udah nunjukin jam satu kurang 15 menit.
thia, widya dan sishi pergi shalat.
aku yang lagi ga bisa shalat, cuma jalan-jalan bolak-balik perhatiin hasil jepretan foto-foto yang unik.
setelah mereka selesai shalat, aku dan thia masuk ke kelas speech contest lagi dan duduk sebentar.
udah nomor 22, dan bentar lagi giliran Andre (no.23) yah, dia pernah juara 2 speech tingkat SMA.
tapi, aku tau "IT WILL BE A LONG SPEECH!"
lebih baik cabut deh!
nah selama pencabutan kami (tas masih stay di ruang speech)
kami duduk di koridor ngeliat orang-orang yang ikut modern dance contest.
ga liat sih cz yang keliatan cuma punggung penontonnya doang.
nah begitu aku denger musik "deg... deg... deg... deg..."
tunggu! tunggu!
kayaknya aku pernah denger nih lagu.
nah begitu muncul lagunya.
gue langsung lari ngibrit ngeliat dance-nya.
it's Super Girl!
yah, walaupun cuma sampe "Oh, you're my... you're my baby girl..."
tapi tetap aja... KYUHYUN lagi!
OH MY!!!
nah aku udah bisa nenangin diri.
satu per satu mereka nampilin tariannya.
sementara kami cuma bisa denger musik nya yang gede amat itu doang.
trus terdengar lagu Lollipop nya 2ne1.
aku nyanyi-nyanyi gaje bareng widya.
semantara sishi cuma diem.
dia taunya cuma sujushineesnsd doang -_-
nah sampai saatnya aku denger musik yang sounds familiar banget....
tapi lupa judulnya....
nah begitu denger suaranya Jun-chan...
aaaaaaaaaaa, DBDK Are You a Good Girl!
keren!!!
langsung lari ngibrit lagi!
nah karena bolak balik lari ngibrit, nomor speechku jadi jatuh.
ntah dimana. aku udah bolak balik jadi model gara-gara diperhatiin terus karena bolak-balik masuk ruang speech.
udah capek ah!
eh, tiba-tiba si thia nemuin tuh nomor!
thank God!
akhirnya ketemu....
ahhhh, leganyaaa......

heheh...
apaan sih (?)

JUST SHARING ( ^ _ ^ )

dikelasku kira-kira ada 3 ELF+kpopers deh termasuk aku.
panggil aja nama mereka Widya dan Sishi.
aku suka Kyuhyun, Widya suka Ryeowook dan Shisi suka Yesung.
yup, kita adalah KRY (?)
apasih???
yah, taulah gimana kebiasaan fangirl, klo ga berantem rasanya ga puas.
jadi kita sering banget tuh ngeributin siapa yang the best.
tentu aja aku jawab Kyuhyun dong!
tapi mereka ga mau kalah.
Widya tetap bilang klo yang the best itu Ryeowook.
sedangkan Sishi? tetap pada Yesung si kepala besar #pletaaakkk
yah, kami sering ngejelekin idola masing2 sih...
tapi kami sadar klo kami adalah ELF.
dan berarti kami harus mencintai semua membernya.
yasudahlah, aku akan coba untuk menyukai Yesung lagi.
padahal aku paling sering ngejekin Yesung kepala besar ke Sishi :P
heheh...
btw, hidup Shappire Blue!!!

LOVE DISEASE

kenapa gue jadi melankolis gini???
ahelah... cepak deh (?)
ga ada yg cinta juga...
bingung deh...
dasar #fangirlgalau nih gue :P

padahal sendirinya lgi dengerin lagu SJr - Love Disease

ALL ABOUT KYU!

SEE?
MY BLOG>> THERE ARE A PHOTO SLIDE IN THE RIGHT SIDE.
AND IT'S FULL OF KYUHYUN!
GOD!!!
WHY I CAN BE REALLY LOVE HIM?!
WHY???

MY FAVOURITE MEMBER OF SUPER JUNIOR???

KYUHYUN! yes, that's the answer! kkk~
how bout you, my dear?
I LOVE KYU VERY VERY MUCH!
I LOVE ALL ABOUT HIM!
CUTE! HANDSOME! SWEET! EVIL! SEXY!
OH MY GODNESS!!!

jadi fangirl itu susah! susah banget malah! apalagi jadi fangirl kere kaya' aku! mana tahan tiap saat mesti ngeluarin duit buat beli merchandise??? tapi, meskipun aku ga "sekaya" fangirl-fangirl yg lain, yang penting mencintai&menyayangi idolaku itu aja udah cukup :)

4th FF "PATHETIC YESUNG"

Taemin tertawa lepas, ngakak sengakak-ngakaknya.
“HAHAHAHAHAHA”, Taemin tetap tertawa.
“Apaan sih?”, tanya seorang cewe jengkel.
“Liat tuh! Pacar lu ngasih apa!”, Taemin membuka kotak kado itu.
Dan…
“Ih apaan sih? Masa’ gue dikasih kura-kura?”, teriak cewek tadi.
“Pacar lu tuh bego banget dah… Emang semua cewe’ suka kura-kura kayak dia? Hahaha… Siapa tuh nama kura-kuranya? Gue lupa tuh!”, celatuk Taemin.
“Ttangkkomma”, jawab si cewek lirih.
“Tuh kan! Nama peliharaannya aja udah aneh apalagi pemiliknya! Hahahaha”, Taemin tak bisa berhenti tertawa.
Sleppp!!!
Cewek tadi menggeplak kepala Taemin lalu pergi begitu saja.
“Eh lu pikir gue sama kayak lu ?! Lu pikir gue suka kura-kura?! Gitu?!”, bentak si cewek.
“Gi-young ah, mianhae”, ucap Yesung sambil memohon. Sebenarnya sedari tadi Yesung menunggu di luar cewek ini.
“Gue udah tau dari awal kalo lu ga cocok sama gue. Jadi mending lo pergi deh! Puas lo adik gue ngetawain gue?! Hah?!”, ucap Gi-young seraya pergi lalu membanting pintu.
Yesung tertegun manyun. Ingin rasanya berteriak……… “WANITA SIALAN!!!!!!!!!!”. Begitulah kalimat yang mungkin diucapkan Yesung kalau dia bisa.
Yesung berjalan di jalan raya yang ramainya minta ampun (yaiyalah namanya juga jalan raya). Manyesali semuanya… Tapi, dilihatnya seorang gadis cantik tengah kebingungan mencari sesuatu.
“Kamu mancari apa?”, tanya Yesung.
“Adikku… Adikku hilang”, ucap gadis itu sedih.
“Jangan menangis. Aku akan membantumu mencarinya”, tawar Yesung lembut.
Gadis cantik itu hanya mengangguk.
Apa yang mereka lakukan sungguh tak membuahkan hasil.
Gadis itu tampak sedih sekali.
“Noona”, tiba-tiba terdengar sebuah teriakan yang ternyata berasal dari anak lelaki kecil yang manis.
“Yoonji”, teriak gadis itu seraya memeluk adiknya.
“Kemana saja kau?”, tanya gadis itu pada adiknya.
“Tadi aku sedang membeli es krim, tapi aku malah kesasar. Dan yang bikin aku tambah bingung adalah orang aneh ini mengikutiku terus! Aku takut kak!”, ujar Yoonji seraya menunjuk Yesung.
Yesung hanya tersenyum. Dalam hatinya ia berkata, “TERKUTUKLAH KAUUUUW!!!”
“Maaf ya, oppa. Adikku mengatakan bahwa kau aneh”, ucap gadis itu lembut.
“Tak apa. Dia mungkin sangat was-was karena mungkin dia mengira bahwa aku adalah peculik anak”, ujar Yesung.
“Ayo kenalan, adik manis. Nama hyung adalah Yesung “, ucap Yesung seraya mengulurkan tangannya.
Alih-alih menjabat tangan Yesung, Yoonji malah memukul tangan Yesung dan memeluk noona nya.
Yesung dalam hati berkata, “SETAAAAANNNNN KEEECCCCCCIIIIIILLLLLL!!!!”
“Yoonji tidak boleh begitu lagi ya. Kau harus sopan pada orang lain!”, ucap gadis itu menasihati adiknya.
“Ia, noona”, ujar Yoonji.
“Baiklah, kami sebaiknya bergegas pulang. Nanti terlalu kesorean. Permisi, Yesung oppa”, ucap gadis itu.
“Tu… Tunggu…”, ucap Yesung pelan.
“Ya?”, jawab gadis itu.
“Siapa namamu?”, tanya Yesung lembut.
“YoonRi”, ucap gadis itu seraya pergi.
“YoonRi. Nama yang bagus”, ujar Yesung dalam hati.
Yesung kembali ke rumahnya dengan perasaan riang sekali. Dan itu membuat Leeteuk, Heechul dan Hankyung menjadi bingung.
“Hey, Jongwoon-ah! Wae?”, tanya Heechul penasaran.
“Hari ini aku senang sekali, hyung!”, teriak Yesung.
“Ne, tapi kenapa?” tanya Leeteuk.
“Yah, biarpun hari ini aku mendapat banyak cacian, tapi aku senang hyung!!!”, teriak Yesung lagi.
“Lalu bagaimana ulang tahun Gi-young?”, tanya Hankyung.
“Uhmm… Aku putus dengannya”, ucap Yesung.
“Tapi sepertinya aku menemukan yang baru!”, ucap Yesung bangga.
“Secepat itu?”, tanya Heechul lagi.
“Yoi!”, balas Yesung.
Heechul, Hankyung, Leeteuk hanya geleng-gelang saja melihatnya.
Yesung masuk ke kamarnya. Mandi sampai bersih sebersih bersihnya.
“Besok, aku akan menemuinya lagi! Harus!”, ucap Yesung.
Selesai mandi, iapun berbaring.
Yesung melihat ke arah kandang ttangkkomma.
“Eh, kamu tau ga? Tadi aku ketemu cewek cantik banget. Baik lagi…”, ucap Yesung pada kura-kura nya yang absolutely definitely and of course ga akan ngerti.
“Tapi… Adiknya itu lho… Rese abis! Sumpah!”, kesal Yesung.
“Tapi gapapalah! Akan ku kejar kau bidadari ku”, ucap Yesung yang seraya tertidur dan mulailah terdengar suara dengkuran yang bersahut-sahutan dan beradu.
Keesokan harinya…
“YoonRi, tunggu aku. Aku akan menemuimu”, ucap Yesung semangat.
Yesung berjalan dengan gagahnya ke tempat semalam ia bertemu YoonRi. Tapi… Tak terlihat sekalipun batang hidung YoonRi.
“Aku kecepatan datang mungkin… Makanya dia belum datang kesini”, Yesung mencoba meyakinkan dirinya.
2 jam berlalu…
Yesung masih setia menunggu…
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3 jam berlalu…
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
7 jam kemudian…
Yesung terbujur kaku. Tak dapat lagi merasakan apa-apa. Dia mati rasa. “Oh Tuhan… Dimanakah bidadariku?”, itulah yang diucapkan Yesung dihatinya.
2 jam kemudian...
Yesung pulang. Lemas. Inginnya dia istirahat dan melupakan semua kajadian hari ini. Dia lelah. Lelah sekali.
Yesung masuk ke ruang tamu dan…
“YoonRi”, Yesung terkejut dengan mata terbelalak.
“Yesung oppa”, ucap YoonRi yang juga terkejut.
“Loh, kalian saling kenal?”, ucap Leeteuk.
Keduanya hanya diam. Tak bersuara (yaiyalah! masa’ diam bersuara?)
“Jongwoon-ah, kenalkan ini pacarku YoonRi”, ujar Leeteuk sambil tersenyum manis.
“Annyeong YoonRi. Yesung imnida. Bangapseumnida!”, ucap Yesung seraya langsung berlari menuju kamarnya.
“Lho kenapa dia?”, tanya Leeteuk heran.
YoonRi hanya diam. Dia pun tidak mengerti apa masalahnya, sehingga Yesung langsung menjauh seperti itu.
“Biar aku yang tangani”, ujar Hankyung berwibawa.
Tok… Tok… Tok…
Tak ada jawaban…
Hankyung mengetok pintu kamar Yesung lagi.
Tapi sama saja.
Namun setelah itu…
Braaakkk!!!
Pintu kamar Yesung terdobrak dan lepas dengan sempurna.
“Jongwoon-ah!”, panggil Hankyung.
“Jongwoon-ah!”, teriak Hankyung.
Hankyung mulai panik. Karena sedari tadi tak sedikitpun ia mendengar sahutan Yesung.
Hankyung kebawah dan menuju teras.
Tampak Yesung sedang tiduran dan diatas perutnya berdiri dengan anggun kura-kuranya.
“Jongwoon-ah! Kau kenapa sih?”, tanya Hankyung heran.
“Tak apa, Han. Hanya saja aku mulai merasa bahwa sepertinya aku ditakdirkan untuk tidak dicintai seorang gadis pun”, ucap Yesung sedih.
Hankyung duduk disebelah Yesung.
“Lah? Kenapa mesti sedih? Aku sendiri masih jomblo dan senang-senang saja tuh!”, ucap Hankyung.
“Tapi suatu hari nanti kau akan mendapatkan jodohmu. Lah aku? Mana ada”, ucap Yesung yang kali ini disertai isak tangis.
“Nah, kau sendiri yang bilang kalau suatu hari nanti aku akan mendapatkan jodohku. Lalu kau apa dong? Kau juga pasti akan mendapatkan jodohmu suatu hari nanti. Percayalah!”, ucap Hankyung meyakinkan.
Yesung langsung bangkit dan mendekati Hankyung. Ga peduli sama nasib ttangkomma yang udah break dance dari tadi gara-gara Yesung bangkit.
“Ah, Han gege. Aku jadi terharu”, ucap Yesung seraya memeluk Hankyung.
“Eh… Eh… Gak begini juga kaliii……”, ucap Hankyung sambil terbatuk-batuk lantaran sesak napas dibuat Yesung.

THE END

NEW FF HAS BEEN RELEASED!

THE TITLE IS: PATHETIC YESUNG.
But it didn't mean that I hate Yesung so I made this FF.
NO! That's not my reason! The reason why I made this FF is just for fun you know?
SO CHECK OUT SOON!

Thursday, November 18, 2010

NO BASHING PLEASE!

U CAN DO WHATEVER U WANT HERE. BUT, WITHOUT BASHES! OKAY?

I love anime

NARUTO, EYESHIELD 21, INUYASHA!!! I love all of the comics from YAGAMI CHITOSE. especially KISSXKISS and MY PLATINUM LADY :3

REPLAY!

I just listen to this one of SHINee songs! noona neomu yeppeo~ "You're my MVP", who? me? kkk~

my blog! finally!!!

I just made my blog :) hope I can take a good care for this one...

1st FF "MY GIRL(GHOST)FRIEND" chapter 5

CHAPTER 5:
Beberapa saat kemudian. Ckreekkk!!! Kyuhyun membuka ruang rawat Yoonhae.
“Astaga! Donghae menabrak pacarnya hingga seperti ini?”, Kyuhyun terkejut melihat Yoonhae yang badannya dipenuhi perban untuk mengentikan pendarahannya.
“Noona”, bisik Ryeowook.
“Ini Ryeowook dan Kyuhyun. Noona dengar aku?”, bisik Ryeowook di telinga Yoonhae.
Yoonhae hanya terdiam. Hening. Yoonhae koma selama 4 hari. Tidak ada harapan. Kecuali jika Donghae datang. Hanya Donghae yang bisa mengembalikan semangat hidupnya. Ya, Donghae. Kekasihnya sekaligus orang yang telah menabraknya hingga seperti ini.
“Noona, ayolah bangun!”, rengek Kyuhyun.
Kali ini Kyuhyun tidak membawa PSP nya.
“Bosan! Kenapa kau melarangku bawa PSP sih?”, gerutu Kyuhyun pada Ryeowook.
“Hushh…”, Ryeowook menyuruh Kyuhyun diam.
“Kyunie lihat!”, ajak Ryeowook.
Kyuhyun berjalan menuju Ryeowook. Mereka terkejut, Yoonhae sedang berusaha membuka matanya.
“Noona?”, Ryeowook mencoba memanggil Yoonhae.
“Donghae… Donghae… Donghae…”, Yoonhae terus-menerus memanggil nama Donghae.
“Noona bertahanlah! Akan aku telepon Donghae”, pinta Kyuhyun.
Belum sempat Kyuhyun menelepon Donghae tiba-tiba… Jreng… Jreng… *kagak enak banget musiknya* Yesung telah datang bersama Donghae.
“Hyung!”, teriak Kyuhyun kaget.”
“Heheh…”, Yesung tertawa.
“Kali ini kau yang mengejutkanku!”, bentak Kyuhyun.
“Yoonhae…”, ucap Donghae sambil berlari ke tempat tidur Yoonhae.
“Yoonhae, maafkan aku”, ucap Donghae sambil beruarai air mata.
“Bacot eh cabut ah…”, Kyuhyun berjalan meninggalkan kamar.
Kyuhyun keluar, begitu pula dengan Ryeowook dan Yesung.
“Akan ada drama… Saatnya aku menyanyikan laguku yang berjudul ‘Love Really Hurts’”, ucap Yesung.
Plakk!!! Kyuhyun mengetok kepala Yesung.
“Apaan sih… Ada orang sakit malah nyanyiin lagu… Harusnya tuh lagu ‘7 Years Of Love’”, ujar Kyuhyun dengan tampang innocent nya.
“Sudah… Sudah… Lebih baik lagu ‘One Fine Spring Day’”, ujar Ryeowook dengan gaya yang gak kalah innocent nya.
“Udah deh! Ngawur semua! Mendingan kita nyanyi ‘The One I Love’ aja. Gimana?”, tanya Yesung memberi saran.
“SeSUJU!”, teriak Yesung dan Kyuhyun.
Saking ributnya mereka, mereka gak tau kalau ternyata ada banyak ELF di RS itu.
“Ada Kyuhyun!”, teriak ELF yang satu.
“Ada Ryeowook!”, teriak ELF yang satunya lagi.
“Ada Yesung!”, teriak ELF berikutnya.
“Ada Super Junior KRY! Kyaaaa…!!!”, mereka berlari mengejar Kyuhyun, Ryeowook dan Yesung.
“Kalo gini sih lagu yang paling tepat adalah ‘Ayo Kabur!’”, ujar Kyuhyun sambil berlari.
Sementara itu. Donghae masih di kamar Yoonhae.
“Yoonhae sayang. Maafkan aku. Aku sayang kau. Aku sungguh tidak sengaja, Yoonhae. Tolong maafkan aku”, bisik Donghae dengan air mata yang bercucuran.
“Kau harus kuat bertahanlah”, ujarnya lagi sambil mengecup bibir Yoonhae.
“Aku akan disini. Disampingmu. Sampai kau sadar”, bisik Donghae.
Di rumah. Kyuhyun, Ryeowook, Yesung berkumpul di ruang TV.
“Tak ku sangka, ELF ganas juga”, ujar Yesung sambil mengompres kepalanya yang tadi kepentok palang RS.
“Hyung mending hanya kepentok! Aku jatuh dan kakiku terbentur di batu segede gaban itu”, gerutu Kyuhyun sambil mengompres dengkulnya yang bengkak.
“Hmm…”, Ryeowook bergumam. Ia tidak percaya apa yang di alaminya hari ini.
(flashback)
Ryeowook berlari sekencang-kencangnya dari serbuan ELF. TIba-tiba seorang suster yang sedang mendorong pasien yang sakit muncul dihadapannya dan…
Brruukkk!!! Ryeowook menabrak suster dan pasiennya itu.
“Aduh!”, teriak suster.
“Akh!”, teriak Ryeowook.
“Woi!”, teriak pasien.
Ternyata pasiennya itu sudah ditimpa oleh Ryeowook dan sang suster. Beginilah kira-kira rinciannya:
Pasien-(ditimpa)-Ryeowook-(ditimpa)-Suster-(ditimpa)-kasur dorong sang pasien.
(end of flashback)
“Untung pasien tadi gak meninggal ya?”, ucap Kyuhyun sambil tetap mengompres lukanya.
“Ia. Untung Wookie dan susternya kurus. Lha kalau kita berdua yang nimpa dia, bisa mati tuh pasien”, sahut Yesung.
“Betul, betul, betul”, balas Kyuhyun.
*author: bang Kyuhyun suka nonton Up*n&Ip*n, ya?*
Kembali ke RS. Donghae masih setia merawat kekasihnya itu.
“Donghae…”, Yoonhae mulai sadar.
“Donghae…”, ia terus-menerus memanggil nama pacarnya itu.
Jari-jari Yoonhae sudah bisa bergerak. Dan gerakan jarinya itu membuat Donghae terbangun.
“Yoonhae, kau sudah sadar?”, tanya Donghae dengan bercucuran air mata sambil mendekap Yoonhae.
“Sa… Sarang… Saranghaeyo”, ucap Yoonhae terbata-bata.
“Naddo saranghaeyo”, balas Donghae sambil mengecup lagi bibir kekasihnya itu.
*author: cipokan mulu, bang? giliran gue kapan? Readers: lempar meteor ke author!*
Yoonhae telah mendapatkan permintaannya. Donghae… Hanya Donghae yang dia butuhkan di saat seperti ini. Roh Yoonhae telah kembali ke raganya. Yoonhae percaya bahwa kejadian yang sudah hampir seminggu itu murni karena kecelakaan. Bukan karena kesengajaan kekasihnya. Yoonhae tidak mau memikirkan apapun saat ini. Karena yang ingin ia lakukan sekarang hanyalah menjalani hidup dengan pacarnya yang sangat ia cintai, Lee Donghae.

THE END

Sekian FF Horror ini. Semoga kalian suka. Minta komentar nya dong? *readers: kalo gak mau?* Kalo suka ya di like *readers: maksa deh lo!*. Hehe… Buat bini-bini nya Donghae semoga senang karena Donghae jadi main cast nya. Kyuhyun ku ngambek gara-gara dia gak jadi main cast *readers: sape lo?*

GAMSHAMNIDA!!! *bow, bareng KRYD*

1st FF "MY GIRL(GHOST)FRIEND" chapter 4

CHAPTER 4:
Braaakkkk!!! Yoonhae tertabrak oleh mobil Donghae. Tapi, Donghae yang sedang mabuk, tidak sadar bahwa ia telah menabrak orang yang dicintainya. Ia terus saja melaju, meninggalkan Yoonhae yang terluka di guyur hujan deras. Jalanan sepi, tak ada yang melihatnya. Tak ada yang menolongnya. Ia berjuang sendiri untuk bertahan. Hingga keesokan harinya…
(end of flashback)
“Akulah Yoonhae”, ucap Eunhae mengejutkan Ryeowook.
“Noona? Tapi kenapa noona bilang nama noona Eunhae?”, tanya Ryeowook tambah bingung.
“Ya, kenapa noona tak bilang?”, tanya Kyuhyun yang lagi-lagi tiba-tiba muncul.
“Kyunie! Kau selalu saja tiba-tiba muncul!”, gerutu Ryeowook.
“Ya, maaf”, ucap Kyuhyun santai dan tetap memainkan PSP nya.
“Kau bisa melihatku?”, tanya Yoonhae pada Kyuhyun.
“Ya, bisa. Hmm… Noona jangan melihatku seperti itu. Secantik-cantiknya noona, tetap saja sekarang noona itu adalah roh. Aku jadi takut”, ucap Kyuhyun dengan polosnya.
“Kau benar”, ucap Yoonhae sedih.
“Woi! Aku kok ditinggalin sendiri?!”, ucap Yesung yang tiba-tiba nimbrung.
Bruukkk!!! Yesung yang gak bisa melihat Yoonhae, menduduki tangannya.
“Aduh!”, teriak Yoonhae kesakitan.
“Hyung! Lepaskan!”, teriak Ryeowook.
“Kenapa teriak-teriak sih?”, bentak Yesung terkejut.
“Hyung dudukin tangannya Eunhae eh maksudku Yoonhae noona”, jawab Kyuhyun santai.
“Yoonhae? Mana? Akh, mengkhayal saja kalian!”, bantah Yesung.
“Bruuukkk!!! Yoonhae menepuk punggung Yesung.
“Aduh! Sakit! Siapa sih yang mukul aku?!”, kesal Yesung.
“Ia deh, ia deh… Mentang-mentang aku gak bisa liat yang begituan”, gerutu Yesung sambil berpindah tempat ke samping Kyuhyun.
“Ngapain disebelah aku?”, tanya Kyuhyun dengan tampang sok jijik.
“Takut”, jawab Yesung manja sambil memeluk Kyuhyun.
“Hmm…”, gumam Yoonhae.
“Ah, maaf noona! Yesung hyung memang menyebalkan”, ucap Kyuhyun.
“Kagak ngerti ah, aku mau bobo’ aja”, ucap Yesung sambil sandaran di bahu Kyuhyun.
“Issh~”, gerutu Kyuhyun.
“Sudah! Sudah! Noona belum menjawab pertanyaan ku. Kenapa noona memakai nama Eunhae?
“Yoonhae dan Eunhae, bukankah itu nama yang mirip?”, tanya Yoonhae balik.
“Hmm… Benar juga”, Ryeowook mengiyakan.
“Noona pintar sekali mencocokkan nama”, kata Kyuhyun sambil tetap fokus ke game nya.
“Hmm… Kalian sadar kan kalau nama itu mirip? Dan kalian jadi ingat namaku ketika menyebutkan Eunhae? Ia kan?”, tanya Yoonhae lagi.
“Ya”, Ryeowook mengangguk.
“Tapi tidak dengan Donghae. Dia tidak ingat aku. Dia membenciku”, ucap Yoonhae sedih.
“Dia membencimu karena kau suka memegang-megang tubuhnya”, terang Kyuhyun.
“Tapi aku kan sayang dia”, balas Yoonhae.
“Aku tau, tapi wujudmu kan roh, bukan manusia. Mana dia tahu?”, jelas Kyuhyun.
“Kyuhyun benar. Tapi, kau masih hidup kan?”, tanya Ryeowook lagi.
“Ya, aku sekarat sekarang. Dan mungkin aku akan mati jika Donghae tidak menjengukku”, sahut Yoonhae sedih.
“Baiklah, akan ku katakan pada Donghae hyung yang sebenarnya”, ucap Ryeowook meyakinkan.
“Terima kasih atas bantuan kalian. Aku sebaiknya kembali ke tubuhku. Aku tunggu kedatangan Donghae”, pamit Yoonhae sambil membungkukkan badan.
“Ya, sampai nanti”, ucap Kyuhyun dan Ryeowook.
“Woi! Hyung?”, Kyuhyun menggoncangkan badannya agar Yesung bangun.
“Kau tidur beneran hyung?”, tanya Ryeowook.
“Hmm…”, gumam Yesung yang masih belum sadar dari tidurnya.
“Jjjiahh… Dia ngences, lagi… Yaiks…”, kesal Kyuhyun dengan tampang jijik.
“Sudah… Sudah… Biarkan saja Yesung hyung tidur di kamarku”, ucap Ryeowook menyarankan.
“Hmm… Baiklah”, sahut Kyuhyun.
Kyuhyun meletakkan PSP nya dan merebahkan Yesung di kasur Ryeowook.
“Kyunie, kau temani aku ke RS ya?”, ajak Ryeowook.
“Untuk apa?”, tanya Kyuhyun bingung.
“Mau pipis! Ya mau menjenguk Yoonhae noona lah!”, gerutu Ryeowook.
“Hahaha… Wookie sudah mulai bercanda… Hahaha… Tapi gak lucu”, Kyuhyun langsung menghentikan tawanya.
“Emang”, ucap Ryeowook bergegas ke kamar mandi.
“Kau bersihkan badanmu dulu. Pakaian yang rapi!”, perintah Ryeowook.
“Okie Wookie!”, sahut Kyuhyun sambil mengerlingkan matanya dengan nakal.
1 jam kemudian, Ryeowook dan Kyuhyun sedang dalam perjalan menuju RS. Tak lama kemudian mereka sampai.
“Selamat siang!”, sapa perawat di RS itu.
“Siang”, sahut Ryeowook dan Kyuhyun.
“Hmm… Aku mau tanya. Kamar Lee Yoonhae dimana?”, tanya Ryeowook.

1st FF "MY GIRL(GHOST)FRIEND" chapter 3

CHAPTER 3:
“Kok bukan? Dia itu hantu!”, ucap Donghae meyakinkan.
“Dia roh”, jawab Ryeowook singkat.
“Roh? Sama saja sudah mati kan?”, tanya Donghae yang semakin bingung.
“Belum sepenuhnya mati”, jawab Ryeowook datar.
“Maksudmu?”, tanya Donghae yang penasaran.
“Ah, besok saja ya, hyung. Aku ngantuk. Hyung mau tidur disini?”, ujar Ryeowook.
“Ah, tidak. Aku di kamarku saja”, pamit Donghae melangkah pergi dari kamar Ryeowook.
Sudah 3 hari sejak kejadian itu. Pagi harinya, Donghae ada kerjaan di luar dan sedang memilih baju apa yang akan dipakainya.
“Hmm… Baju apa ya?”, tanya Donghae pada dirinya sendiri.
Donghae membongkar lemarinya. Banyak baju yang sudah berserakan di lantai.
“Itu? Yoonhae?”, Donghae teringat akan pacarnya ketika memandang sebuah baju berwarna sapphire blue yang tergeletak di atas kasur Donghae.
Tidak terasa air mata Donghae jatuh membasahi pipinya.
“Dimana kau?”, tanya Donghae dalam hati.
Donghae langsung meraih handphone nya dan menekan nomor handphone Yoonhae.
Bukan nada tunggu yang ia dengar, melainkan suara operator yang mengatakan bahwa handphone Yoonhae sedang tidak aktif.
“Sial! Yoonhae aku kangen kamu…”, ucap Donghae sambil terus menangis.
“Kau kangen pacarmu?”, tanya Eunhae yang tiba-tiba muncul.
“Apa urusanmu?”, tanya Donghae marah.
“Kau jangan marah begitu”, ucap Eunhae pelan.
“Maaf”, balas Donghae.
“Ya aku tahu perasaanmu. Kau tak tau dimana pacarmu sekarang kan? Kau masih beruntung!”, bujuk Eunhae yang duduk disebelah Donghae.
“Beruntung apanya?”, tanya Donghae bingung.
“Aku tau dimana kekasihku. Karena aku selalu di dekatnya. Tapi, dia tidak pernah menyadari hal itu”, ucap Eunhae sedih.
“Mungkin dia tidak bisa melihatmu?”, ucap Donghae.
“Bodoh! Bagaimana mungkin dia tidak melihatku, kalau dia bisa bicara denganku?!”, bentak Eunhae seraya terbang meninggalkan Donghae.
“Hey! Hey, Eun… Eunhae!”, panggil Donghae.
Tapi Eunhae sudah pergi. Dia sedih sekali.
“Kenapa dia menangis?”, tanya Donghae menyesal.
Beberapa lama kemudian, Donghae keluar dari kamarnya dengan memakai baju yang berwarna sapphire blue tadi.
“Baju dari Yoonhae itukan, hyung?”, tanya Kyuhyun dengan penempatan kata yang terbalik-balik.
“Kau salah! Seharusnya kau bilang begini, itukan baju dari Yoonhae, hyung?”, ucap Yesung memperbaiki kata-kata Kyuhyun.
“Hyung salah!”, balas Kyuhyun.
“Salah apanya?”, tanya Yesung heran.
“Donghae kan dongsaengnya Yesung hyung, kenapa Yesung hyung memanggil Donghae hyung dengan sebutan hyung?”, tanya Kyuhyun membuat Yesung tambah bingung.
Yesung berpikir sejenak mencoba mencerna perkataan jenius dari dongsaengnya.
“Benar juga ya?”, tanya Yesung sambil mengangguk.
“He-em…”, Kyuhyun pun mengangguk.
“Halah! Sudahlah! Itu saja di permasalahkan!”, ucap Yesung.
“Sudah! Sudah! Yesung hyung, Kyunie, aku mau pergi dulu”, pamit Donghae.
“Ya hati-hati, hyung!”, ucap Kyuhyun seraya berlari ke ruang TV untuk meneruskan main game nya.
“Hati-hati, Donghae!”, ucap Yesung.
“Ya”, Donghae pergi.
Sementara itu… Ckreeekkk!!! Ryeowook membuka pintu kamar Donghae.
Dreeppp!!! Eunhae menimpa Ryeowook.
*author: nih hantu mesum juga, semua mau ditimpa *geleng2* readers: lo yang buat!*
“Whoa! Eunhae! Ini aku Ryeowook! Bukan Donghae hyung!”, ucap Ryeowook seraya mencoba melepaskan tubuhnya.
“Ryeowook? Wookie?”, tanya Eunhae.
“Wookie? Darimana kau tau itu nama panggilanku?”, tanya Ryeowook heran.
“Hmm…”, Eunhae terdiam. Ia melepaskan tubuh Ryeowook.
“Eunhae? Siapakah kau sebenarnya?”, tanya Ryeowook pada Eunhae.
“Jika aku beri tau. Apa kau kan membantuku?”, tanya Eunhae pada Ryeowook.
“Mungkin aku bisa bantu”, jawab Ryeowook meyakinkan Eunhae.
“Tanyakan pada Donghae, dimana pacarnya? Apakah dia tahu dimana pacarnya sekarang?”, ucap Eunhae sambil menangis.
Ryeowook memang bukan anak yang tega-an, begitu melihat Eunhae menangis ia langsung mengusap air matanya.
“Kau benar. Sudah 4 hari dia tidak bertemu Yoonhae. Meneleponnya pun tidak”, ujar Ryeowook mengiyakan.
“Ak… Aku…”, Eunhae mencoba menjelaskan.
“Kenapa? Ceritakanlah padaku. Akan aku coba bantu”, ujar Ryeowook meyakinkan.
(flashback)
Hari hujan. Terlihat seorang gadis sedang menelepon seseorang.
“Donghae! Donghae! Kau kenapa? Kau mabuk?”, tanya gadis itu khawatir.
“Ak… Aku… Aku baik-baik saja kok!”, elak Donghae.
“Jangan bohong! Donghae! Cepat jemput aku!”, pinta gadis itu.
“Kau dimana?”, tanya Donghae dengan nada orang yang sedang mabuk.
“Aku di persimpangan taman”, jawab gadis itu.
“Aku melihatmu, Yoonhae. Tunggu disitu”, perintah Donghae.
“Donghae! Lihat jalan di depanmu! Donghae!!!”, teriak gadis yang ternyata adalah pacar Donghae, Yoonhae.

1st FF "MY GIRL(GHOST)FRIEND" chapter 2

CHAPTER 2:
“Hantu yang ganas! Aku risih, Wookie! Dia suka banget megang-megang badanku!”, kesal Donghae.
*author: kalo aku yang megang-megang badanmu, gak marah kan bang? *ngedipin mata* readers: *ngelempar sandal**
“Hahaha… Aku tau, hyung”, ujar Ryeowook sambil tertawa.
“Kenapa tertawa?”, tanya Donghae bingung.
“Sudahlah ayo kita keluar”, ajak Ryeowook sambil membantu hyungnya itu berdiri.
Mereka berlari kebawah. Ryeowook membuatkan makan siang untuk hyung-hyung nya dan Kyuhyun.
“Kyunie! Yesung hyung!”, teriak Ryeowook memanggil mereka dengan suara tenor nya.
*author: bising banget sih lu!*
Yesung dan Kyuhyun yang sedang asik pipis eh, main game. Terkejut mendengar nyanyian opera, maksudnya teriakan Ryeowook pun langsung berlari ke dapur.
“Apaan sih, Wookie?”, bentak Kyuhyun yang masih shock.
“Ia nih, gangguin orang lagi pipis eh, main game aja nih!”, kesal Yesung.
“Hyung, kenapa?”, tanya Kyuhyun heran.
“Kenapa apanya?”, tanya Yesung lebih heran.
“Dari tadi ngomong pipis mulu. Mau pipis beneran?”, tanya Kyuhyun lagi.
“Emangnya kenapa kalau aku mau pipis beneran?”, tanya Yesung lagi.
“Ya ikut lah!”, jawab Kyuhyun nakal.
“Ayo deh!”, ajak Yesung lebih nakal lagi.
*sebenernya sih authornya yang pengen pipis. halah!*
Malam hari. Ckrrekk!!!! Kyuhyun masuk ke kamar Donghae. Terlihat Donghae telah tertidur lelap di kasurnya yang nyaman.
*author: pengen bobo’ bareng Donghae. *gigit bantal* readers: itu sih mau lo!*
“Hyung!”, bentak Kyuhyun.
Bentakan Kyuhyun membuat Donghae terbangun dan kesal.
“Apa sih??!!”, bentak Donghae balik.
“Hyung kok marah-marah sih?!”, tanya Kyuhyun kesal.
“Abis kau mengejutkanku sih! Aku kan jadi terbangun”, jelas Donghae dengan raut wajah menyesal karena telah memarahi dongsaengnya itu.
“Mianhae, hyung”, ucap Kyuhyun pelan.
Kyuhyun duduk di kasur Donghae sambil terus memainkan PSP kesayangannya.
“Hyung, sebenarnya apa yang terjadi tadi pagi?”, tanya Kyuhyun yang asik dengan game nya.
“Hmm… Ada hantu yang gangguin aku”, desah Donghae gak bersemangat.
*readers: author pabo! ya ialah! siapa juga yang semangat kalo di gangguin hantu?*
“Hantu? Hyung percaya sama yang begituan?”, tanya Kyuhyun dengan wajah sok gak percaya.
“Tapi emang benar, Kyunie!”, ucap Donghae meyakinkan Kyuhyun.
“Masa’ sih?”, tanya Kyuhyun yang masih gak percaya sambil nangkap nyamuk.
*maklum, B****n nya abis*
“Udah deh, kamu bobo’ gih sana! Hyung dari semalam gak bisa bobo’!”, gerutu Donghae.
“Kenapa gak bisa bobo’?”, tanya Kyuhyun dengan tampang sok innocentnya.
“Semalam setan itu yang mengganggu, sekarang kau! Kalian kerjasama ya buat ngeselin aku?”, tanya Donghae kesal.
“Perasaan! Cih~”, ujar Kyuhyun seraya beranjak dari kamar Donghae.
“Lu mah emang gak percayaan, sebelum lu yang merasakan!”, kesal Donghae.
“Woi, setan! Lu gangguin tuh si Kyunie! Lu raba-raba deh dia! Badannya lebih enak buat di pegang-pegang ketimbang badanku!”, bentak Donghae.
“Aku gak mau”, tolak hantu gadis itu.
“Wae? Nih hantu pilih-pilih mangsa ya?”, gerutu Donghae.
“Nggak kok! Cuma aku sukanya sama kamu!”, sahut hantu gadis itu.
“Ok deh! Ok! Siapa nama mu?”, tanya Donghae dengan raut wajah pasrah.
“Eunhae”, jawab hantu gadis yang bernama Eunhae itu.
“Eunhae? Hahahahaha…”, Donghae ngakak begitu mendengar nama hantu gadis itu.
“Kenapa?”, tanya Eunhae heran.
“Hantu kok punya nama yang gaul banget? Jiakaka…”, Donghae tertawa sambil menutup mulutnya.
Dreppp!!! Eunhae menimpa Donghae dan menutup mulut Donghae dengan tangannya.
“Kalau aku memang hantu gaul kenapa? Kau tidak suka?”, tanya Eunhae menggoda.
“Mmmm….”, Donghae bergumam, ia tidak bisa membuka mulutnya.
“Apa aku tidak cantik?”, goda Eunhae sambil melepaskan tangannya dari mulut Donghae.
“Kau mau tau jawabannya?”, tanya Donghae.
“Tentu”, jawab Eunhae.
“Lepaskan aku dulu”, pinta Donghae.
“Ok”, Eunhae berdiri.
Dreppp!!! Kini giliran Donghae yang menimpa Eunhae.
“Kau cantik! Tapi…”, kata Donghae menggoda.
“Tapi apa?”, tanya Eunhae bingung.
“Kau hantu”, jawab Donghae sambil berlari meninggalkan kamarnya.
Braakkkk!!! Donghae mendobrak pintu kamar Ryeowook.
“Wookie! Wookie!”, teriak Donghae membangunkan Ryeowook.
“Ada apa hyung?”, tanya Ryeowook dengan gaya yang sok cool sehabis tidur.
“Itu! Eunhae!”, kata Donghae terbata-bata.
“Eunhae? Eunhae siapa, hyung?”, tanya Ryeowook bingung.
“Hhh… Hhh…”, Donghae berusaha mengatur nafasnya.
“Ayo masuk, tenangkan dirimu dulu, hyung”, ajak Ryeowook.
Donghae merebahkan badannya di kasur Ryeowook. Ryeowook mengambilkan air putih untuk hyung nya.
“Ini hyung. Minumlah! Tenangkan dirimu. Lalu ceritakan apa yang terjadi”, ucap Ryeowook menenangkan.
“Kau tau hantu yang suka padaku itu kan?”, tanya Donghae sambil terus mengatur nafasnya.
“Hmm… Ia, kenapa?”, tanya Ryeowook sambil mengilap keringat hyungnya yang bercucuran.
“Dia… Dia sudah semakin liar! Masa’ dia nanya sama aku, apa aku tidak cantik?”, jelas Donghae.
“Lalu hyung jawab apa?”, tanya Ryeowook balik.
“Aku bilang, kau cantik tapi kau hantu”, jawab Donghae.
“Hmm… Kau membuat dia patah hati, hyung”, ucap Ryeowook misterius.
“What? Patah hati?”, teriak Donghae terkejut.
“He-em… Hyung harus minta maaf. Bagaimanapun dia adalah seorang gadis”, ucap Ryeowook menasehati.
“Dia kan hantu”, elak Donghae.
“Bukan”, jawab Ryeowook membuat Donghae tambah penasaran.

1st FF "MY GIRL(GHOST)FRIEND" chapter 1

Ini FF Horror pertama saya. Biarpun horror, FF ini lebih mengutamakan unsur komedi. Jadi jangan nyesal kalo ntar baca gak nemu kesan horrornya. Pokoknya nih ada hantu-hantunya lah! *readers: maksa banget nih author*

Kali ini main cast nya ialah, LEE DONGHAE *readers: plok! plok!*

Cast nya: 1. Lee Donghae
2. KIM RYEOWOOK
3. CHO KYUHYUN *author: gue d gebukin Kyu gara2 dia gak jadi main cast*
4. KIM JONG WOON a.k.a Yesung
5. Lee Yoonhae

ENJOY READ!

CHAPTER 1:
Kejadian semalam membuat Donghae pusing. Hujan deras yang mengguyur Seoul semalam, membuat Donghae tidak sengaja menabrak lari pacarnya. Ya, pacar Donghae.
“Donghae”, panggil seseorang.
“Donghae”, orang itu terus memanggil nama Donghae.
“Hmm…”, hanya itu yang bisa dikatakan Donghae sekarang.
“Donghae!”, orang tersebut membentak Donghae agar ia bangun.
“Hah?!”, Donghae terbangun dari tidurnya.
“Siapa sih yang teriakin aku? Kurang kerjaan banget malam-malam ngebangunin!”, bentak Donghae.
Donghae yang masih setengah sadar, kembali melanjutkan tidurnya.
Keesokan paginya, Donghae ke ruang makan untuk sarapan. Ia ceritakan kejadian tadi malam.
“Yesung hyung!”, teriak Donghae kesal.
“Apaan sih pagi-pagi teriak-teriak!”, balas Yesung yang tak kalah kesal.
“Tadi malam kau menggangguku kan?”, tanya Donghae pada Yesung.
“Hah? Tadi malam saja aku tidak ada masuk ke kamarmu!”, ucap Yesung bingung.
“Semalam ada yang memanggil namaku. Udah gitu dia juga mengelus-ngelus wajahku”, jelas Donghae.
“Lalu kenapa jadi aku yang kau tuduh?”, bentak Yesung.
“Abis, kau kan member yang hobinya mengelus pipi member lain. Sampai pipi Kyunie jerawatan karena kau pegang-pegang terus”, ujar Donghae bercanda.
“Dasar dongsaeng kurang ajar!”, ucap Yesung kesal.
“Lalu siapa yang mengangguku semalam ya, hyung?”, tanya Donghae pada Yesung.
“Si Kyunie mungkin”, bisik Yesung pada Donghae.
“Bukan aku!”, Kyuhyun yang sedang main game langsung menanggapi omongan Yesung.
“Hah? Kau kok dengar sih Kyu? Kau kan lagi diruang TV”, teriak Yesung mengarah ke ruang TV.
“Jangan teriak-teriak! Aku dari tadi disini!”, Kyuhyun tiba-tiba muncul.
“Whoa!!!”, Yesung dan Donghae teriak disaat yang bersamaan.
“Jangan begitu dong Kyu! Kami kan terkejut!”, bentak Yesung.
“Terkejut? Kayak nenek-nenek aja pake-pake terkejut”, desah Kyuhyun.
“Nih magnae ngeselin juga ya. Grrr…”, gerutu Yesung.
Yesung yang kesal langsung mencubit-cubiti pipi Kyuhyun.
“Akh! Hyung lepaskan aku! Hyung!”, pinta Kyuhyun pada Yesung.
“Dasar magnae ngeyel!”, kesal Yesung.
Drep!!! Sesuatu baru saja mengelus leher Donghae. Donghae melihat sekelilingnya.
“Apa itu?”, tanya Donghae pelan.
“Apa, apanya?”, tanya Yesung menghentikan cubitannya.
“Tadi seperti ada yang mengelus leherku”, ujar Donghae.
“Halusinasi mah itu namanya, hyung!”, ucap Kyuhyun sambil tetap asyik memainkan PSP nya.
*author: mas kyuhyun pake adat Sunda nih? jiakaka…*
“Halah! Bisingnya!”, ucap Yesung sambil mendorong kepala Kyuhyun.
“Yeee… Nih hyung ngeselin banget dah!”, kesal Kyuhyun.
“Sudah! Sudah! Hentikan! Jangan berantem lagi”, bentak Donghae
Kyuhyun dan Yesung berhenti berkelahi gara-gara bentakan Donghae.
“Ya sudah aku mau ke kamar!”, pamit Donghae.
“Aku mau ke dapur!”, pamit Yesung.
“Aku mau ke bawah pohon”, ucap Kyuhyun santai.
“Ngapain?”, tanya Yesung sinis.
“Mau pipis! Ya mau main game lah!”, ucap Kyuhyun bercanda.
“Ikut deh aku!”, ucap Yesung.
“Ikut pipis apa ikut main game?”, canda Kyuhyun lagi.
“Mau ikut pipis!”, kesal Yesung.
“Ya udah ayo! Ntar pipis disitu, hyung!”, Kyuhyun memanas-manasi.
“Kyunie!!!”, teriak Yesung.
(Kita tinggalkan saja acara pipis barengnya eh, main game barengnya Kyunie n Sungie. Wkwkwk…)
Donghae masuk ke kamarnya. Ia rebahkan tubuhnya di tempat tidur.
“Kapan sih Yesung hyung dan Kyunie akur? Selalu saja berkelahi! Huhh…”, gerutu Donghae.
“Donghae”, seseorang memanggil nama Donghae lagi.
Donghae melihat sekelilingnya.
“Siapa itu?”, tanya Donghae penasaran.
“Donghae”, ucap orang itu.
“Suaranya seperti suara seorang perempuan”, ujar Donghae dalam hati.
Dreeppp! Donghae tergeletak di atas kasurnya. Ia seperti ditimpa oleh sesuatu. Ia tidak bisa bergerak. Dirasakannya ada sesuatu meraba-raba tubuhnya.
“Siapapun kau, aku mohon jangan ganggu aku!”, bentak Donghae sambil mencoba melepaskan diri.
“Kyunie! Yesung hyu…”, belum sempat Donghae bicara, mulut Donghae seperti di tutup oleh sesuatu.
“Selamat pagi! Hyung! Kyunie!”, panggil Ryeowook yang baru tiba di dorm.
“Selamat pagi!”, Ryeowook masih terus mencoba memanggil mereka. Tetapi, tidak seorang pun yang mendengarnya.
Ckreekkk!!! Pintu terbuka begitu Ryeowook mencoba membukanya.
“Ah, tidak dikunci ya?”, tanya Ryeowook bingung.
“Kebiasaan nih mereka!”, kesal Ryeowook.
Ryeowook tiba-tiba terdiam. Dia merasakan sesuatu. Setelah mengunci pintu, iapun langsung berlari ke kamar Donghae.
“Hyung!”, teriak Ryeowook.
“Haah?”, Ryeowook terkejut.
“Aku mohon pergilah”, ucap Ryeowook.
Tak beberapa lama kemudian Donghae bisa menggerakkan tubuhnya.
“Wookie-ah, makasih banyak udah nolong aku”, desah Donghae.
“Ne, hyung”, ujar Ryeowook berusaha menenangkan Donghae.
“Kenapa dia datang padaku?”, tanya Donghae.
“Dia suka kamu, hyung”, jelas Ryeowook.
“Apa?”, teriak Donghae terkejut.
“Ia, hyung. Sudahlah nanti aku akan urus ini. Hyung tenangkan diri dulu”, ucap Ryeowook.

2nd FF "BLOOMING SPRING" (First Snow chap) chapter 3

CHAPTER 3: KISS ME GOODBYE

Kyuhyun terbangun. Ia melihat sekelilingnya. Sepertinya ini bukan di kamarnya. Tiba-tiba ia melihat Hankyung yang tertidur di sisi kasurnya.
“Hyung…”, panggil Kyuhyun.
Hankyung langsung terbangun mendengar panggilan dari Kyuhyun.
“Kyunie, kau sudah sadar?”, tanya Hankyung sambil menangis.
“Aku dimana?”, tanya Kyuhyun bingung.
“Kau di RS. Sudah 3 minggu lebih kau koma dan dirawat disini”, jawab Hankyung menjelaskan.
“3 minggu?”, tanya Kyuhyun heran.
“Ia. Hmm… Bagaimana keadaanmu?”, tanya Hankyung khawatir.
“Baik. Hmm… Hyung, boleh aku pinjam handphone mu?”, pinta Kyuhyun pada Hankyung.
“Boleh. Untuk apa?”, tanya Hankyung seraya memberikan handphone nya pada Kyuhyun.
“Aku ingin menelepon Kihae”, jawab Kyuhyun.
Suara operator yang mengatakan bahwa handphone Kihae sedang tidak aktif membuat Kyuhyun sedih. Ia kembalikan handphone Hankyung dengan lemas.
“:Kenapa?”, tanya Hankyung heran.
“Tak apa. Handphone nya sedang tidak aktif”, jawab Kyuhyun dengan raut wajah kecewa.
“Sudahlah jangan sedih begitu. Nanti kita coba hubungi lagi. Tapi sekarang, kau makan dulu ya?”, pinta Hankyung pada Kyuhyun.
“Baik, hyung”, Kyuhyun mengangguk pelan.
Hankyung menyuapi Kyuhyun semangkuk sup. Tapi Kyuhyun hanya sanggup memakan tak lebih dari 5 suapan.
“Sudah, hyung. Aku kenyang”, ucap Kyuhyun sambil meminum susu cokelat.
“Ya sudah, setidaknya sudah ada beberapa suap sup yang kau makan. Sekarang makan obatnya ya”, ucap Hankyung seraya menyodorkan obat ke Kyuhyun.
Kyuhyun meminum obatnya. Pikirannya masih kacau. Ia bingung, kenapa Kihae tak menjawab teleponnya? Atau apakah Kyuhyun salah karena tak menceritakan yang sebenarnya pada Kihae?
“Istirahatlah dulu. Hyung ada urusan. Hyung pergi dulu ya”, pamit Hankyung sambil membereskan makanan Kyuhyun.
“Ya, hyung. Hati-hati ya”, sahut Kyuhyun.
Hankyung meninggalkan Kyuhyun di kamar. Ia sendirian. Tak ada Ryeowook, Donghae dan Sungmin. Sepi sekali.
“Kenapa handpohe Kihae tak aktif? Apa dia sengaja?”, tanya Kyuhyun heran.
“Akh, Kihae bukan orang yang seperti itu!”, gumam Kyuhyun dalam hati.
Kyuhyun mencari-cari di mana handphone nya. Tak lama ia menemukannya. Lalu ia menekan nomor handphone Kihae. Tapi, jawaban yang diterimanya sama saja. Handphone Kihae masih tetap tak aktif.
“Sudahlah”, ucap Kyuhyun lemas.
Kyuhyun melamun. Ntah apa yang dipikirkannya. Tiba-tiba handphone nya berdering. Ternyata ada telepon dari Henry.
“Halo?”, sapa Kyuhyun.
“Kyunie hyung!”, sahut Henry.
“Ada apa, Mochi?”, tanya Kyuhyun.
“Aku hanya mau tau kabarmu. Bagaimana? Kau sehat kan?”, tanya Henry balik.
“Aku sudah baikan. Kau dimana?”, tanya Kyuhyun lagi.
“Aku masih di Toronto, hyung”, jawab Henry.
“Aku kangen sekali denganmu, Mochi!”, ucap Kyuhyun.
“Ya, aku juga kangen dengan Kyunie hyung. Hmm… Hyung maaf, aku harus pergi. Nanti aku telepon lagi ya”, ucap Henry seraya mematikan handphone nya.
“Monchi! Mochi!”, Kyuhyun berusaha memanggil Henry, tapi sayangnya Henry sudah menutup telepon nya.
“Dia sibuk sekali ya…”, ujar Kyuhyun dalam hati.
Kyuhyun mengahabiskan kesendirian di RS dengan menonton TV. Kyuhyun kelelahan, tak lama kemudian ia kembali tertidur.
Ckrekkk!!! Seseorang membuka pintu kamar rawat Kyuhyun. Gadis itu menghampiri Kyuhyun sambil menangis.
“Kyuhyun-ssi”, panggil gadis itu.
Kyuhyun terbangun. Ia terkejut melihat apa yang dilihatnya.
“Kihae?”, panggil Kyuhyun heran.
Kyuhyun langsung memeluk Kihae. Ia tak tau harus berbuat apa sekarang. Kini Kihae telah mengetahui yang sebenarnya.
“Kihae, maafkan aku”, ujar Kyuhyun dengan berurai air mata.
“Kau tak perlu minta maaf. Aku sudah memaafkanmu”, ucap Kihae di dekapan kekasihnya itu.
“Sekarang kau sudah tau yang sebenarnya. Lalu apa yang akan kau lakukan?”, tanya Kyuhyun sedih.
“Lakukan apa?”, tanya Kihae heran.
“Bukankah kau akan meninggalkanku setelah kau tau bahwa aku adalah seorang penderita leukemia yang sebentar lagi mati?”, ucap Kyuhyun sambil melepas pelukannya.
“Kau pikir begitu?”, tanya Kihae sedih.
“Ya”, jawab Kyuhyun.
“Aku sayang kau, Kyuhyun-ssi! Dan aku benar-benar menyayangimu! Apapun yang terjadi rasa cintaku pada mu tak akan pernah berubah. Selagi aku masih bisa, aku akan merawatmu. Aku akan selalu disampingmu. Meskipun aku tak tau sampai kapan. Tapi yang ku inginkan sekarang adalah membahagiakanmu, Kyuhyun-ssi”, ujar Kihae berurai air mata.
“Kau akan tetap bersamaku?”, tanya Kyuhyun meyakinkan.
“Ya, selamanya”, jawab Kihae yakin.
“Aku juga sayang padamu. Saranghaeyo Kihae-ah”, ucap Kyuhyun pelan sambil mengecup bibir Kihae.
“Naddo Saranghaeyo, Kyuhyun-ssi”, balas Kihae.
Mereka menghabiskan satu hari itu bersama-sama. Tampak Kyuhyun memiliki senyum ceria nya kembali.
“Kihae, apa kau mau ke taman?”, tanya Kyuhyun sambil memegang tangan Kihae.
“Ke taman? Tapi kau…”, belum siap Kihae bicara Kyuhyun langsung memotong omongannya.
“Ayolah. Aku akan naik kursi roda saja. Sekalian kau mengajari ku untuk berjalan”, pinta Kyuhyun dengan wajah polosnya.
“Baik, baik… Ayo”, jawab Kihae sambil membantu Kyuhyun naik ke kursi rodanya.
Mereka berjalan mengitari taman itu. Mereka saling bercerita dan bercanda bersama.
“Kihae, Bantu aku berdiri”, pinta Kyuhyun sambil memegangi tangan Kihae.
“Baik”, sahut Kihae seraya membantu Kyuhyun berdiri.
Kyuhyun berdiri dan mulai menjaga keseimbangannya.
“Lepaskan”, ucap Kyuhyun.
Kihae melepaskan pegengannya. Kyuhyun mulai berlatih menggerakkan kakinya. Sebetulnya Kyuhyun tidak lah lumpuh, hanya saja kaki nya menjadi lemas akibat penyakitnya itu. Kyuhyun berjalan pelan-pelan. 2 kali ia mencoba. Dan yang ke-3 kalinya ia terjatuh karena kelelahan.
“Kyuhyun-ssi!”, teriak Kihae panik.
“Aku tak apa”, sahut Kyuhyun.
“Tapi…”, Kyuhyun menutup mulut Kihae dengan telunjuk nya.
“Tenang saja. Aku pasti bisa”, ujar Kyuhyun yakin.
“Tak usah kau paksakan”, pinta Kihae khawatir.
“Sudahlah, lihat aku”, ucap Kyuhyun seraya mencoba berdiri.
Kyuhyun mencoba berjalan pelan-pelan. Tapi… Bruukkk!!! Kyuhyun terjatuh menimpa Kihae.
“Ah, Kihae. Maaf…”, ucap Kyuhyun yang masih berada di atas Kihae.
“Tak apa. Kau harus berhati-hati ya”, pinta Kihae sambil tersenyum.
“Ya”, sahut Kyuhyun sambil mencoba berdiri.
“Kyuhyun-ssi… Latihannya sampai segini saja ya? Kau harus istirahat”, ujar Kihae.
“Hmm… Baiklah. Sebelumnya… Ayo peluk aku dulu”, pinta Kyuhyun nakal.
“Tidak mau. Bweekkk…”, ucap Kihae sambil mengejek Kyuhyun.
“Hey, Kihae… Sudah berani ya…”, ujar Kyuhyun bercanda.
“Hahaha”, mereka berdua tertawa.
Setelah lelah berjalan-jalan, mereka kembali ke ruang rawat Kyuhyun.
“Kyuhyun-ssi istirahat dulu ya”, pinta Kihae.
“Kau mau kemana?”, tanya Kyuhyun sambil terus memegang tangan Kihae.
“Aku disini saja kok!”, jawab Kihae sambil mengedipkan matanya.
“Hahah… Baiklah”, Kyuhyun mengangguk.
Kyuhyun merebahkan tubuhnya dan mulai tertidur. Sementara Kihae tetap berada di samping Kyuhyun.
Ckreekkk!!! Seseorang masuk ke kamar Kyuhyun.
“Kihae”, panggil orang itu.
“Young Ji oppa”, sahut Kihae.
“Bagaimana keadaan Kyuhyun?”, tanya Young Ji khawatir.
“Sudah agak mendingan”, jawab Kihae sambil mengelus rambut Kyuhyun.
“Sudah ku bilang kan, Kyuhyun akan sembuh jika bertemu denganmu”, ucap Young Ji sambil tertawa kecil.
“Oppa, ada-ada saja!”, ujar Kihae malu.
“Hmm… Ini oppa belikan buah-buahan. Jika Kyuhyun bangun katakan bahwa ia harus memakan buah-buahan dari Young Ji, oppa nya Kihae”, ucap Young Ji bercanda.
“Hahaha… Baik, oppa”, balas Kihae.
“Baiklah, oppa harus kembali ke kantor. Kau jaga dia ya”, pamit Young Ji seraya beranjak dari kamar Kyuhyun.
“Baik, hati-hati, oppa”, ucap Kihae.
Setelah Young Ji pergi kini datanglah Henry. Ternyata ketika Henry menelepon tadi ia sedang bersiap-siap untuk ke RS.
“Selamat sore”, sapa Henry sambil membungkukkan badannya.
“Selamat sore”, sahut Kihae.
“Aku Henry. Bangapseumnida!”, ujar Henry.
“Bangapseumnida! Aku Kihae”, balas Kihae.
“Oh, kau Kihae noona? Pacarnya Kyunie hyung?”, tanya Henry sambil tersenyum.
“Hmm…”, Kihae tak bisa berkata apa-apa. Wajahnya menjadi memerah gara-gara Henry bilang dia pacarnya Kyuhyun. Walaupun ia memang pacarnya Kyuhyun tapi ia tetap malu. Karena ia masih tak percaya Kyuhyun menjadikan dia kekasihnya.
“Kenapa diam, noona?”, tanya Henry heran.
“Hmm… Tidak apa-apa. Ayo duduk”, suruh Kihae.
Henry duduk disamping Kihae.
“Bagaimana keadaan Kyunie hyung, noona?”, tanya Henry penasaran.
“Sudah baikan kok”, jawab Kihae.
“Baguslah kalau begitu”, sahut Henry.
Henry dan Kihae bercerita. Tak terasa sudah malam. Kyuhyun mulai terbangun.
“Kyuhyun-ssi…”, panggil Kihae.
“Kihae….”, sahut Kyuhyun.
“Kau sudah bangun, hyung?”, tanya Henry pada Kyuhyun.
“Mochi…”, panggil Kyuhyun.
“Ya, ini aku, Mochi…”, sahut Henry.
“Aku baik-baik saja”, ujar Kyuhyun.
Kyuhyun melihat buah-buahan dalam keranjang.
“Siapa yang membawa buah-buahan itu?”, tanya Kyuhyun.
“Oh, itu dari Young Ji oppa”, jawab Kihae.
“Aku mau buah anggurnya”, pinta Kyuhyun pada Kihae.
“Sebentar ya, aku cuci dulu”, ujar Kihae melapaskan tangannya dari Kyuhyun.
“Ya. Hmm… Mochi kau bilang tadi sedang di Toronto”, gerutu Kyuhyun pada Henry.
“Hahaha… Maaf… Maaf… Aku hanya ingin buat kejutan untukmu”, Henry mencoba menjelaskan.
“Baiklah… Kau sudah mendapatkan maumu… Hahaha”, ujar Kyuhyun tertawa.
“Hahaha”, Henry ikut tertawa.
“Uhuk-uhuk…”, Kyuhyun batuk. Darah segar keluar dari mulutnya.
“Kyunie hyung! Kau tak apa?”, tanya Henry khawatir.
“Aku tak apa, Mochi”, jawab Kyuhyun.
“Tak apa, apanya? Kau batuk darah!”, ucap Henry panik.
“Ada apa?”, tanya Kihae heran.
Kihae yang melihat mulut Kyuhyun penuh darah langsung menangis. Buah yang ada ditangannya langsung berserakan di lantai.
“Kyuhyun-ssi!”, teriak Kihae.
“Kihae tenanglah… Aku baik-baik saja kok!”, ucap Kyuhyun sambil terus memegang dadanya yang mulai sakit lagi.
Kyuhyun mulai terasa pusing. Ia tak tau, apakah sekarang ia mampu bertahan? Ia berusaha untuk tetap dapat bernafas. Ia tak tau apa yang terjadi jika ia pergi dari kehidupan ini. Kyuhyun terkulai lemas. Wajahnya pucat. Benar-benar pucat. Kyuhyun tak tau dia ada dimana sekarang. Tubuhnya kaku dan sangat dingin
“Kyunie hyung?”, panggil Henry sambil memegang pergelangan tangan Kyuhyun. Lalu terdiam.
“Henry…”, panggil Kihae.
Namun Henry tak mau menjawab. Henry tertegun melihat Kyuhyun.
“Henry… Kenapa dengan Kyuhyun-ssi?”, tanya Kihae panik.
Kihae berlari menghampiri Kyuhyun. Ia terkulai di pelukan Kyuhyun. Ia menangis. Menangis sekeras-kerasnya.
“Kyuhyun-ssi… Jangan tinggalkan aku. Aku mohon. Jangan pergi. Ajak aku ikut denganmu. Aku mohon…”, pinta Kihae sambil terus menangis memeluk Kyuhyun yang terdiam kaku.
Henry masih terdiam. Dan mulai menangis.
“Kihae noona, sudahlah! Tak ada yang perlu di tangisi lagi. Ini yang terbaik untuknya”, ucap Henry sambil terus memegang tangan Kyuhyun yang sudah tak terasa lagi denyut nadi nya.
“Tapi kenapa dia tinggalkan aku sekarang? Ini terlalu cepat! Aku tak bisa membiarkannya pergi”, ucap Kihae sambil terus berharap Kyuhyun akan bangun.
Tapi itu mustahil. Kyuhyun sudah pergi. Ini adalah yang terbaik untuknya. Segala penderitaan Kyuhyun telah berakhir. Tak ada lagi rasa sakit yang akan dirasakannya. Meskipun ia harus meninggalkan semuanya. Termasuk bintangnya yang bernama Kihae.
Henry berusaha menenangkan Kihae yang sangat terpukul. Kihae mulai bisa menerima semuanya sekarang. Sebelum Kyuhyun diangkat ke ambulans, Kihae memberikan ciuman perpisahan untuknya.
“Saranghaeyo”, ucap Kihae sambil mencium bibir Kyuhyun.
Meskipun tak mungkin Kyuhyun membalas dengan kata “Naddo saranghaeyo” secara langsung. Setidaknya Kihae yakin bahwa Kyuhyun mengatakan itu sekarang.

THE END

Sekian lanjutan FF First Snow nya. Semoga kalian suka. Jangan lupa di komentarin ya? Kalau suka jangan lupa di like. Okok? Maaf ya, aku buat Kyuhyun meninggal. Tapi, memang itu jalan ceritanya. Mianhamnida… Oh ia, sekalian saran aja. Pas baca di saat-saat terakhirnya Kyuhyun, kalian iringi dengan lagunya SNSD – Star Star Star. Biar suasana sedihnya lebih terasa. Gamshahamnida! *tersenyum dalam tangis*

2nd FF "BLOOMING SPRING" (First Snow chap) chapter 2

CHAPTER 2: SECOND CHANCE?

“Kyuhyun! Bertahanlah! Sebentar lagi Sungmin dan Donghae hyung akan pulang. Kau sabar ya… Kau harus kuat”, pinta Ryeowook sambil menangis.
“Ak… Aku… Aku akan bertahan demi Kihae, Super Junior dan ELF”, Kyuhyun berusaha untuk menahan rasa sakitnya.
“Sudahlah, jangan bicara macam-macam! Kau istirahatlah… Aku akan membersihkan kasurmu”, ucap Ryeowook seraya membersihkan Kyuhyun.
“Aku baik-baik saja”, Kyuhyun berusaha menyembunyikan rasa sakitnya.
“Kyunie!”, teriak Donghae dan Sungmin berbarengan.
Sungmin dan Donghae terkejut melihat Kyuhyun pendarahan lagi. Sungmin langsung menghampiri Kyuhyun, sementara Donghae menyiapkan obat Kyuhyun.
“Kyunie. Kenapa ini terjadi lagi?”, tanya Sungmin khawatir.
“Tenang, hyung. Aku baik-baik saja”, ucap Kyuhyun meyakinkan hyung nya.
Donghae datang menghampiri Kyuhyun. Dan menyodorkan obat pada Kyuhyun.
“Ini obatmu, Kyu. Minumlah!”, pinta Donghae.
“Terima kasih, Hyung”, sahut Kyuhyun seraya meminum obatnya.
“Sudah panggil dokter?”, tanya Donghae pada Ryeowook.
“Belum, aku panik. Aku tak tau apa yang harus kulakukan”, jelas Ryeowook sambil menghapus air matanya.
“Biar aku yang telepon”, sahut Sungmin.
Sungmin membuka hndphone nya dan menekan nomor telepon RS. Tak lama kemudian seorang dokter datang dan memeriksa Kyuhyun. Dokter memeriksa tekanan darah Kyuhyun dan detak jantungnya.
“Bagaimana dok?”, tanya Ryeowook.
“Hmm… Keadaannya semakin parah. Kalau orang biasa mungkin sekarang sudah mati. Tapi Kyuhyun bukanlah orang yang mudah menyerah seperti itu. Kyuhyun adalah tipe orang yang memiliki semangat hidup tinggi. Dan kalian harus bersyukur akan hal itu. Semoga kepercayaan Kyuhyun akan adanya keajaiban bisa membantunya untuk lebih semangat menjalani hidup. Meski kita tidak tau bagaimana nantinya”, ujar dokter menjelaskan.
“Kau benar dok. Aku akan coba bantu dia untuk menemukan bahwa keajaiban tak hanya datang sekali tapi keajaiban bisa datang disaat kita percaya bahwa keajaiban itu ada”, ucap Ryeowook bersemangat.
“Kau benar, anak muda. Jagalah temanmu itu! Yakinkan dia bahwa dia pasti bisa menjalani semua ini. Arasseo?”, pinta dokter.
“Ne, arasseo”, sahut Ryeowook.
“Baiklah, aku permisi dulu”, pamit dokter itu.
“Mari aku antar”, tawar Sungmin.
Ckreekkk!!! Ryeowook masuk ke kamar Kyuhyun. Ia lihat Kyuhyun masih terbaring lemah di kasur. Kali ini Kyuhyun tertidur. Dan Ryeowook sama sekali tak berniat untuk membangunknnya.
“Cepat sembuh, Cho Kyuhyun”, ucap Ryewook seraya meninggalkan kamar Kyuhyun.
Keesokan paginya. Kyuhyun mencoba membuka matanya. Meski berat, tapi ia harus tetap semangat menjalani hidup. Itulah motto hidup Kyuhyun sekarang.
“Hyung… Wookie…”, panggil Kyuhyun.
Ia melihat ke seluruh pojok ruangan. Tak ia temukan seorangpun.
“Tak ada orang kah?”, ucap Kyuhyun dalam hati.
“Hmm… Aku harus menelepon Kihae”, gumam Kyuhyun seraya mengambil handphone nya yang tergeletak di atas meja.
Tak beberapa menunggu akhirnya Kihae mengangkat telepon dari Kyuhyun.
“Kyuhyun-ssi!”, teriak Kihae seraya menangis.
“Kihae… Kenapa menangis?”, tanya Kyuhyun heran.
“Bagaimana aku tidak sedih? Kau sudah meninggalkan aku sendirian di taman itu. Dan kau tidak menjawab telepon dari ku”, kesal Kihae sambil tetap menangis.
“Ia… Ia… Maaf ya, Princess Kihae”, ucap Kyuhyun.
“Jangan ulangi lagi ya… Kau membuatku khawatir”, pinta Kihae sedih.
Kyuhyun terdiam mendengar perkataan Kihae tadi. Begini saja dia sudah khawatir apalagi kalau dia tau aku menderita kanker darah? Kyuhyun bingung. Ia tak tau apa yang harus dilakukannya. Baginya, semua yang dilakukannya serba salah.
“Kyuhyun-ssi… Apa kau masih disana?”, tanya Kihae heran.
“Hmm… Ia, aku masih disini. Kau tidak usah khawatir Kihae. Semalam aku ditelepon oleh Donghae hyung bahwa ada urusan yang harus kuselesaikan. Jadi aku buru-buru pulang. Sekali lagi maaf ya”, jelas Kyuhyun sedih.
“Ya sudah… Oh ia, apakah aku boleh berkunjung ke dorm?”, tanya Kihae pada Kyuhyun.
Kyuhyun kembali terdiam. Bagaimana mungkin Kihae berkunjung ke dorm dan melihat Kyuhyun sakit seperti ini? Kyuhyun mulai mencari ide agar Kihae tak datang ke dorm. Ditengah-tengah kebingungannya itu Ryeowook muncul di kamar Kyuhyun.
“Kyunie kau sudah bangun?”, panggil Ryeowook.
“Sstt… Wookie kemarilah!”, sahut Kyuhyun.
Kyuhyun menutup handphone nya dengan tangannya.
“Ada apa?”, tanya Ryeowook pelan.
“Aku menelepon Kihae”, jawab Kyuhyun.
“Lalu?”, tanya Ryeowook lagi.
“Dia ingin ke dorm. Aku tidak mau ia datang dan melihatku sakit seperti ini. Aku mohon Wookie katakan padanya untuk tidak kesini”, pinta Kyuhyun.
“Baiklah. Berikan handphone mu”, ucap Ryeowook seraya memegang handphone Kyuhyun.
“Kyuhyun-ssi”, panggil Kihae.
“Hmm… Kihae, ini Ryeowook. Kyunie sedang mandi”. Sahut Ryeowook.
“Oh… Ryeowook-ssi… Kyunie suka sekali meninggalkan ku tiba-tiba”, ujar Kihae sedih.
“Bukan… Bukan begitu. Kyunie sudah disuruh mandi dari tadi oleh Donghae hyung, dan ia baru mandi sekarang”, jelas Ryeowook berusaha menenangkan Kihae.
“Hmm… Baiklah. Oh ia, hari ini aku datang ke dorm ya?”, Kihae mengulang pertanyaannya pada Ryeowook.
“Maaf Kihae. Tapi hari ini dan beberapa hari kedepan, kami akan sangat sibuk. Karena kami harus latihan. Maaf ya”, ucap Ryeowook mencoba menjelaskan.
“Hmm… Baiklah. Tolong katakan pada Kyuhyun-ssi kalau aku sayang padanya”, pinta Kihae.
“Tentu saja kan ku katakan. Dan aku tau dia juga sayang padamu”, sahut Ryeowook.
“Sudah dulu ya, Ryeowook-ssi. Aku harus pergi dulu. Sampai nanti”, pamit Kihae seraya menutup handphone nya.
“Bagaimana?”, tanya Kyuhyun yang sedari tadi duduk di samping Ryeowook.
“Ia tak akan datang kesini”, jawab Ryeowook.
“Ah, syukurlah”, ujar Kyuhyun sambil mengelus dadanya.
“Kau sudah bisa mandi?”, tanya Ryeowook pada Kyuhyun.
“Aku rasa bisa”, jawab Kyuhyun.
“Baiklah, aku siapkan air hangat dulu ya”, ucap Ryeowook.
“Untuk apa pakai air hangat?”, tanya Kyuhyun heran.
“Kau kan sedang sakit. Setidaknya kalau mau mandi harus dengan air hangat”, jawab Ryeowook menjelaskan.
“Baiklah”, ujar Kyuhyun seraya bangkit dari kasurnya.
Kyuhyun berjalan menuju kamar mandi. Ia memandangi kamar mandinya. Ada sebuah bath-up disana, tetapi tak pernah ia pakai.
“Air hangat nya sudah ku tuangkan. Sekarang mandilah. Setelah itu turun kebawah, kita sarapan bersama”, ujar Ryeowook.
“Okie Wookie!”, ucap Kyuhyun.
Kyuhyun mulai melepaskan pakaiannya.
“Kenapa mandi di bath-up sih?”, tanya Kyuhyun heran.
Ia memasukkan tubuhnya kedalam bath-up itu.
“Bagaimana cara mandinya? Masa’ hanya berendam? Kenapa harus disini sih? Cara menggunakannya pun aku tak tau”, Kyuhyun menngerutu kesal.
Kyuhyun mulai membersihkan badannya. Tak berapa lama ia selesai mandi.
“Bagaimana aku keluar dari sini? Masa’ minta tolong Wookie sih?”, tanya Kyuhyun bingung.
Ia mencoba berdiri dan keluar dari bath-up nya.
“Aku tak akan pernah mengerti cara kerja bak raksasa ini”, ucap Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya.
Kyuhyun berjalan menuju lemari pakaiannya. Tetapi ia berhenti sejenak memandangi laptop nya,
“Sudah lama aku tidak meng-update cyworld”, gumam Kyuhyun dalam hati.
Belum sempat ia berpakaian ia langsung duduk menatap laptop nya. 15 menit ia habiskan untuk berkutat di cyworld nya. Kemudian ia berpakaian dan turun kebawah untuk sarapan.
“Lama sekali kau mandi?”, tanya Donghae heran.
“Aku tadi meng-update cyworld”, jawab Kyuhyun polos.
“Lagi sakit malah online”, ujar Sungmin menggelengkan kepalanya.
“Maaf, hyung”, ujar Kyuhyun.
“Ya sudah, ayo kita makan!”, teriak Donghae.
Setelah selesai makan, Kyuhyun berlari ke kamarnya. Tak ia dengarkan panggilan dari Donghae. Ia masuk ke kamarnya dan langsung ke kamar mandi. Perutnya sakit, ia memuntahkan sesuatu yang ternyata adalah darah yang menggumpal. Kyuhyun muntah darah lagi. Kepalanya pusing. Kyuhyun tak kuat menahan rasa sakitnya. Dan ia pun pingsan. Tak terasa sudah 3 jam Kyuhyun tak keluar dari kamar. Heechul yang kebetulan mampir kesana untuk menjenguk Kyuhyun langsung khawatir.
“Dimana Kyuhyun?”, tanya Heechul penasaran.
“Hyung benar. Dari 3 jam lalu ia tak keluar kamar”, jawab Donghae.
“3 jam lalu?”, tanya Heechul panik.
“Hyung, sebaiknya kita ke kamarnya”, ajak Donghae.
Mereka berlari ke kamar Kyuhyun. Lagi-lagi mereka terkejut melihat keadaan Kyuhyun.
“Kyunie! Kyunie!”, teriak Heechul panik.
“Hyung, kita angkat Kyunie ke kasur”, suruh Donghae.
Mereka mengangkat Kyuhyun dan merebahkannya di tempat tidur.
“Bagaimana ini?”, tanya Heechul.
“Kita tunggu saja sampai dia sadar, lalu hubungi dokter”, jawab Donghae.
“Apa tidak langsung menghubungi dokter saja?”, tanya Heechul lagi.
“Tak usah. Kita lihat dulu reaksi Kyunie kali ini”, jawab Donghae sambil mengelus kepala Kyuhyun.
“Baiklah kalau begitu”, ujar Heechul sambil mendekap Kyuhyun.
Tak beberapa kemudian, Kyuhyun mulai membuka matanya.
“Kihae…”, Kyuhyun mulai memanggil nama Kihae.
“Kyunie!”, panggil Heechul.
“Kihae… Kihae…”, panggil Kyuhyun lagi.
“Apa yang kau lakukan? Cepat hubungi Kihae!”, teriak Heechul pada Donghae.
“Tapi Kyunie menyuruh kami untuk tak menceritakan yang sesungguhnya pada Kihae”, balas Donghae.
“Lalu bagaimana? Hanya Kihae yang dibutuhkan Kyunie saat ini”, Heechul mencoba menyarankan.
Donghae hanya terdiam. Ia bingung. Ia tak tau apa yang harus diperbuat sekarang. Ditengah kebingungannya itu, Kyuhyun mulai sadar.
“Heechul hyung… Donghae hyung…”, ucap Kyuhyun terbata-bata.
“Kau tak apa, Kyunie?”, tanya Heechul sedih.
“Aku baik-baik saja, hyung”, jawab Kyuhyun.
“Apa yang tadi terjadi?”, tanya Donghae khawatir.
“Tadi kepalaku tiba-tiba pusing dan aku muntah”, jelas Kyuhyun pada hyung-hyung nya.
“Kyunie, apa tak sebaiknya kau katakan saja yang sebenarnya pada Kihae?”, tanya Donghae menyarankan.
“Tapi, aku belum siap, hyung”, jawab Kyuhyun.
“Tapi kalau begini terus persoalannya akan tambah runyam”, Heechul ikut memberi saran.
“Ia aku tau. Biarkan aku saja yang mengatakan sendiri padanya. Aku mohon beri aku waktu, hyung. Aku benar-benar tak siap”, jelas Kyuhyun sedih.
“Sudahlah, jangan sedih. Nanti saja kita selesaikan masalah ini. Kita tunggu sampai kau membaik, Kyunie”, ujar Donghae bijak.
“Terima kasih, hyung”, balas Kyuhyun sambil tersenyum.
“Kau istirahatlah dulu. Kami di ruang tamu ya”, ujar Heechul sambil melepas dekapannya.
“Baik, hyung”, sahut Kyuhyun seraya merebahkan badannya di kasur.
Kyuhyun menangis. Kenapa jadi seperti ini? Kenapa penyakitnya tambah parah? Hanya pertanyaan itulah yang muncul di pikirannya.
“Haruskah aku percaya akan adanya kejaiban terjadi 2 kali?”, gumam Kyuhyun.
“Apakah Tuhan masih memberikan aku waktu untuk hidup?”, tanya Kyuhyun dalam hati.
“Aku belum mau mati… Aku masih ingin terus bersama Kihae…”, ucap Kyuhyun seraya tertidur karena kelelahan.