TRUE LOVE (Chapter 2)
“Miyu!!!”, teriak Leeteuk mengejutkanku.
“Ah, oppa! Kenapa sih kau suka sekali mengejutiku?”, bentakku kesal.
“Bukan Angelteuk namanya kalau tidak mengganggu Devilyu”, ucap Leeteuk santai.
“Kau tidak cocok memakai nama ‘Angel’”, ucapku.
“Waeyo?”, tanya Leeteuk heran.
“Karena kau suka mengusiliku!”, jelasku.
“Oh… Hahaha… Itukan sudah biasa. Hahaha…”, tawa Leeteuk.
Dreeppp!!! Aku menyumpal mulut Leeteuk oppa dengan 3 potong roti tawar.
“Ada apa ini ribut-ribut?”, tanya Yeonhae yang baru tiba.
“Ah, Yeonie. Lihat ini Teukie mu. Dia suka sekali menggangguku”, ucapku pada Yeonhae.
“Teukie ku? Ah, Miyu. Apa-apaan sih?”, ucap Yeonhae yang pipinya mulai memerah.
“Ah, sudah ya. Aku mau membantu Sungmin oppa. Yeonhae kau membantu Teukie oppa saja. Arasseo?”, pintaku seraya berlari meninggalkan Yeonhae dan Leeteuk berdua.
“Miyu-ah!”, teriak Yeonhae.
Yeonhae hanya terdiam. Ia malu setiap berada di dekat Leeteuk oppa. Karena Yeonhae sudah lama suka Leeteuk oppa.
“Yeonhae-ah, tolong lepaskan roti-roti ini dari mulutku”, pinta Leeteuk terbata-bata.
“Ah, ne oppa”, sahut Yeonhae seraya bergegas menuju tempat Leeteuk.
“Hoah… Leganya… Miyu-ah jahat sekali”, ucap Leeteuk.
“Dia tidak akan menjahilimu jika kau tidak menjahilinya duluan, oppa”, jelas Yeonhae.
Leeteuk oppa menatap Yeonhae dan memberikan senyuman termanisnya. Yeonhae yang melihat itu, langsung berlari ke kamar mandi.
“Omona! Senyumnya Leeteuk oppa… Manis sekali…”, ucap Yeonhae seraya mengilap hidungnya yang selalu mimisan jika melihat senyuman maut Leeteuk.
“Oppa. Ada yang bisa kubantu?”, tanyaku pada Sungmin.
“Jinjja? Hmm… Kau bisa membantuku untuk mengilap meja. Sedangkan aku akan mengepel”, ucap Sungmin.
“Ne”, sahutku sambil tersenyum.
“Gomawo, Miyu-ah”, ucap Sungmin seraya membalas senyumanku tadi.
Tak lama kemudian. Semua meja telah selesai kubersihkan. Lalu, Sungmin oppa mendatangiku.
“Sudah selesai?”, tanya Sungmin.
“Eh, sudah oppa. Bagaimana dengan tugas oppa?”, tanyaku balik.
“Ne, sudah kok”, ucap Sungmin.
Kami diam. Hening. Ini adalah kebiasaan kami. Selalu berdiam diri jika berdua. Beda jika aku dengan Leeteuk oppa. Setiap aku dan Leeteuk oppa bersama, pasti kami akan ribut sekali.
“Annyeong”, sapa seorang gadis.
Gadis itu bernama Cho Ye Min. Dia adalah pacar Sungmin oppa. Dia adalah gadis yang cantik, dan cocok jika dipasangkan dengan Sungmin oppa yang tampan.
“Annyeong”, sahutku sambil membungkukkan badan.
“Miyu-ah, Sungmin-ssi. Sedang apa?”, tanya Yemin ramah.
“Ah, kami sedang membersihkan café. Hmm… Yemin-ah, Sungmin oppa. Aku permisi dulu”, pamitku.
Jika Yemin sudah datang, berarti waktunya aku untuk tidak berada di dekat Sungmin oppa. Bukan karena apa-apa. Hanya saja, haram bagiku mengganggu orang pacaran *author: bo’ong bgt gue!*, kecuali jika Leeteuk dan Yeonhae sedang PDKT.
“Hah… Leeteuk oppa sekarang sedang bersama Yeonhae. Sungmin oppa bersama Yemin. Aku jadinya dengan siapa?”, desahku sedih.
“Sama aku saja”, ucap seseorang.
“Mwo?!”, teriakku.
“Hey, hey. Aku cuma bercanda kok!”, sahut orang itu.
“Donghae oppa. Sedang apa kesini?”, tanyaku heran.
“Aku hanya ingin melihat dongsaengku kok”, jawab Donghae sambil mengelus rambutku.
“Ah, oppa! Hentikan. Aku bukan anak kecil lagi!”, bentakku kesal.
“Wah… Jangan marah dong. Oppa kan cuma kangen sama kamu”, jelas Donghae.
“Ia… Ia…”, balasku.
“Eh, bagaimana kabar Min Yu?”, tanya Donghae.
“Baik kok. Oppa kenapa tidak pernah pulang kerumah?”, tanyaku balik.
“Hmm… Sangat sulit sekarang untuk pulang kerumah. Oppa harus bekerja dan mengurus Ji Hae”, jelas Donghae.
“Oh ia, bagaimana kabar Ji Hae?”, tanyaku.
“Dia baik-baik saja”, jawab Donghae.
“Kalau Shin Hee onnie?”, tanyaku lagi.
“Keadaannya makin parah. Glaukoma nya hampir menyebabkan ia buta. Dan juga kapanpun dia bisa meninggal”, jawab Donghae sedih.
“Oppa… Jangan menangis… Oppa harus kuat. Aku yakin Shin Hee onnie bisa bertahan”, ucapku mencoba meyakinkan.
“Ne. Kau benar. Aku harus yakin bahwa istriku itu kuat”, ucap Donghae seraya menghapus air matanya.
“HWAITING!”, ucapku menyemangati Donghae.
“FIGHTING!”, sahutnya.
Tak terasa sudah pukul 5 sore. Waktunya pulang. Tapi, hujan deras yang dari tadi turun tak kunjung berhenti.
“Miyu-ah”, sapa Sungmin.
“Sungmin oppa”, sahutku.
“Kebetulan aku kesini mengendarai mobil. Jadi kalau kau mau, aku bisa mengantarmu pulang”, tawar Sungmin.
“Jinjja? Apa tidak apa-apa?”, tanyaku.
“Aniyo. Tidak apa-apa kok”, jawab Sungmin.
“Hmm… Ne”, sahutku.
Sungmin mengantarku ke rumah. Dan tak lama kemudian kami pun sampai.
“Ayo, mampir dulu, oppa”, ajakku.
“Ne. aku ingin sekali. Tapi aku takut nanti hujannya akan tambah deras. Jadi aku rasa, aku pulang saja. Kapan-kapan aku janji akan mampir”, sahut Sungmin seraya tersenyum manis.
“Hmm… Kau benar. Hati-hati, oppa”, ucapku seraya melambaikan tanganku padanya.
Keesokan harinya. Aku berangkat ke sekolah. Tak lama kemudian, kami pun tiba. Dreepp!!! Ryeowook menarik tanganku.
this is fangirling world :) I do whatever I want here. this is my blog, so it's up to me. if you are a fangirl, then you'll know what the meaning of this blog :P I just wanna say that being a fangirl is so much fun. but sometimes you've got bashed by the anti fans of our Idol. well, I'll post a lot of Super Junior, SHINee, DBSK,B2ST, C0-ED, SNSD, 2PM, 2AM, MBLAQ, CNBLUE, BIGBANG, 4MINUTE, KARA, MISS A, etc. @am
Entri Populer
-
CHAPTER 2: SECOND CHANCE? “Kyuhyun! Bertahanlah! Sebentar lagi Sungmin dan Donghae hyung akan pulang. Kau sabar ya… Kau harus kuat”, pin...
-
CHAPTER 2: MIRACLE “Sungmin! Sungmin! Cepat kesini!”, teriak Donghae panik. Sungmin pun menjadi panik karena jeritan Donghae. Ia pun naik...
-
CHAPTER 3: KISS ME GOODBYE Kyuhyun terbangun. Ia melihat sekelilingnya. Sepertinya ini bukan di kamarnya. Tiba-tiba ia melihat Hankyung ...
-
annyeong! mochi si author gaje balik lagi! *readers: apaan sih lo?* ini ff lanjutan dari First Snow. baca ya! #nodongpistol CHAPTER 1: IS ...
-
Ini FF Horror pertama saya. Biarpun horror, FF ini lebih mengutamakan unsur komedi. Jadi jangan nyesal kalo ntar baca gak nemu kesan horro...
-
yah... udah bukan rahasia lagi kalo S.A.F.E.R (SNSD Anti Fans for EteRnity) berkeliaran... trus, rata-rata pada benci sm Tiffany... terser...
-
CHAPTER 5: Beberapa saat kemudian. Ckreekkk!!! Kyuhyun membuka ruang rawat Yoonhae. “Astaga! Donghae menabrak pacarnya hingga seperti ini...
-
CHAPTER 4: Braaakkkk!!! Yoonhae tertabrak oleh mobil Donghae. Tapi, Donghae yang sedang mabuk, tidak sadar bahwa ia telah menabrak orang ...
-
CHAPTER 1 : DEADLY Kyuhyun bergegas ke kamar mandi. Teriakan Donghae tadi pagi telah membuyarkan mimpi-mimpinya ketika tidur. “Kyunie! Ce...
-
CHAPTER 3: “Kok bukan? Dia itu hantu!”, ucap Donghae meyakinkan. “Dia roh”, jawab Ryeowook singkat. “Roh? Sama saja sudah mati kan?”, tan...
No comments:
Post a Comment
not for bashing! thank you for your attention, gals :) be happy to share with me!