Entri Populer

Thursday, November 18, 2010

1st FF "MY GIRL(GHOST)FRIEND" chapter 3

CHAPTER 3:
“Kok bukan? Dia itu hantu!”, ucap Donghae meyakinkan.
“Dia roh”, jawab Ryeowook singkat.
“Roh? Sama saja sudah mati kan?”, tanya Donghae yang semakin bingung.
“Belum sepenuhnya mati”, jawab Ryeowook datar.
“Maksudmu?”, tanya Donghae yang penasaran.
“Ah, besok saja ya, hyung. Aku ngantuk. Hyung mau tidur disini?”, ujar Ryeowook.
“Ah, tidak. Aku di kamarku saja”, pamit Donghae melangkah pergi dari kamar Ryeowook.
Sudah 3 hari sejak kejadian itu. Pagi harinya, Donghae ada kerjaan di luar dan sedang memilih baju apa yang akan dipakainya.
“Hmm… Baju apa ya?”, tanya Donghae pada dirinya sendiri.
Donghae membongkar lemarinya. Banyak baju yang sudah berserakan di lantai.
“Itu? Yoonhae?”, Donghae teringat akan pacarnya ketika memandang sebuah baju berwarna sapphire blue yang tergeletak di atas kasur Donghae.
Tidak terasa air mata Donghae jatuh membasahi pipinya.
“Dimana kau?”, tanya Donghae dalam hati.
Donghae langsung meraih handphone nya dan menekan nomor handphone Yoonhae.
Bukan nada tunggu yang ia dengar, melainkan suara operator yang mengatakan bahwa handphone Yoonhae sedang tidak aktif.
“Sial! Yoonhae aku kangen kamu…”, ucap Donghae sambil terus menangis.
“Kau kangen pacarmu?”, tanya Eunhae yang tiba-tiba muncul.
“Apa urusanmu?”, tanya Donghae marah.
“Kau jangan marah begitu”, ucap Eunhae pelan.
“Maaf”, balas Donghae.
“Ya aku tahu perasaanmu. Kau tak tau dimana pacarmu sekarang kan? Kau masih beruntung!”, bujuk Eunhae yang duduk disebelah Donghae.
“Beruntung apanya?”, tanya Donghae bingung.
“Aku tau dimana kekasihku. Karena aku selalu di dekatnya. Tapi, dia tidak pernah menyadari hal itu”, ucap Eunhae sedih.
“Mungkin dia tidak bisa melihatmu?”, ucap Donghae.
“Bodoh! Bagaimana mungkin dia tidak melihatku, kalau dia bisa bicara denganku?!”, bentak Eunhae seraya terbang meninggalkan Donghae.
“Hey! Hey, Eun… Eunhae!”, panggil Donghae.
Tapi Eunhae sudah pergi. Dia sedih sekali.
“Kenapa dia menangis?”, tanya Donghae menyesal.
Beberapa lama kemudian, Donghae keluar dari kamarnya dengan memakai baju yang berwarna sapphire blue tadi.
“Baju dari Yoonhae itukan, hyung?”, tanya Kyuhyun dengan penempatan kata yang terbalik-balik.
“Kau salah! Seharusnya kau bilang begini, itukan baju dari Yoonhae, hyung?”, ucap Yesung memperbaiki kata-kata Kyuhyun.
“Hyung salah!”, balas Kyuhyun.
“Salah apanya?”, tanya Yesung heran.
“Donghae kan dongsaengnya Yesung hyung, kenapa Yesung hyung memanggil Donghae hyung dengan sebutan hyung?”, tanya Kyuhyun membuat Yesung tambah bingung.
Yesung berpikir sejenak mencoba mencerna perkataan jenius dari dongsaengnya.
“Benar juga ya?”, tanya Yesung sambil mengangguk.
“He-em…”, Kyuhyun pun mengangguk.
“Halah! Sudahlah! Itu saja di permasalahkan!”, ucap Yesung.
“Sudah! Sudah! Yesung hyung, Kyunie, aku mau pergi dulu”, pamit Donghae.
“Ya hati-hati, hyung!”, ucap Kyuhyun seraya berlari ke ruang TV untuk meneruskan main game nya.
“Hati-hati, Donghae!”, ucap Yesung.
“Ya”, Donghae pergi.
Sementara itu… Ckreeekkk!!! Ryeowook membuka pintu kamar Donghae.
Dreeppp!!! Eunhae menimpa Ryeowook.
*author: nih hantu mesum juga, semua mau ditimpa *geleng2* readers: lo yang buat!*
“Whoa! Eunhae! Ini aku Ryeowook! Bukan Donghae hyung!”, ucap Ryeowook seraya mencoba melepaskan tubuhnya.
“Ryeowook? Wookie?”, tanya Eunhae.
“Wookie? Darimana kau tau itu nama panggilanku?”, tanya Ryeowook heran.
“Hmm…”, Eunhae terdiam. Ia melepaskan tubuh Ryeowook.
“Eunhae? Siapakah kau sebenarnya?”, tanya Ryeowook pada Eunhae.
“Jika aku beri tau. Apa kau kan membantuku?”, tanya Eunhae pada Ryeowook.
“Mungkin aku bisa bantu”, jawab Ryeowook meyakinkan Eunhae.
“Tanyakan pada Donghae, dimana pacarnya? Apakah dia tahu dimana pacarnya sekarang?”, ucap Eunhae sambil menangis.
Ryeowook memang bukan anak yang tega-an, begitu melihat Eunhae menangis ia langsung mengusap air matanya.
“Kau benar. Sudah 4 hari dia tidak bertemu Yoonhae. Meneleponnya pun tidak”, ujar Ryeowook mengiyakan.
“Ak… Aku…”, Eunhae mencoba menjelaskan.
“Kenapa? Ceritakanlah padaku. Akan aku coba bantu”, ujar Ryeowook meyakinkan.
(flashback)
Hari hujan. Terlihat seorang gadis sedang menelepon seseorang.
“Donghae! Donghae! Kau kenapa? Kau mabuk?”, tanya gadis itu khawatir.
“Ak… Aku… Aku baik-baik saja kok!”, elak Donghae.
“Jangan bohong! Donghae! Cepat jemput aku!”, pinta gadis itu.
“Kau dimana?”, tanya Donghae dengan nada orang yang sedang mabuk.
“Aku di persimpangan taman”, jawab gadis itu.
“Aku melihatmu, Yoonhae. Tunggu disitu”, perintah Donghae.
“Donghae! Lihat jalan di depanmu! Donghae!!!”, teriak gadis yang ternyata adalah pacar Donghae, Yoonhae.

No comments:

Post a Comment

not for bashing! thank you for your attention, gals :) be happy to share with me!