TRUE LOVE (Chapter 3)
“Wookie? Ada apa?”, tanyaku heran.
“Ayo ikut aku”, ajak Ryeowook seraya menarikku menuju ke taman sekolah.
“Miyu-ah, aku ingin mengatakan perasaanku yang sebenarnya”, ucap Ryeowook malu.
Tiba-tiba aku teringat saat Kyuhyun mengatakan hal yang sama padaku beberapa hari yang lalu.
“Apa?”, tanyaku penasaran.
“Aku suka dengan Kyu In”, jawab Ryeowook.
“Kyu… Kyu In?”, tanyaku heran.
“Ia, sahabatmu. Bisa tidak kau mendekatkan aku dengannya?”, tanya Ryeowook.
“…”, aku terdiam.
Rasanya aku ingin sekali menangis. Aku pikir dia akan mengatakan bahwa dia menyukaiku, ternyata tidak.
“Miyu-ah…”, panggil Ryeowook.
“Ne…”, sahutku.
“Bisa tidak?”, tanya Ryeowook lagi.
“Ah, bisa-bisa! Tenang saja”, jawabku sambil mencoba tersenyum.
“Jinjja? Ah, gomawo Miyu-ah!”, ucap Ryeowook sambil tersenyum bahagia.
“Ak… Aku ke kelas duluan, ya”, ucapku seraya meninggalkan Ryeowook.
“Ne”, sahut Ryeowook tanpa menoleh ke arahku.
Aku berjalan ke kelas dengan lemas. Hah… Rasanya ini seperti mimpi buruk. Beberapa jam kemudian bel pulang pun berbunyi.
“Miyu-ah”, panggil Ryeowook.
“Ne”, sahutku.
“Bagaimana? Kau sudah bilang padanya kalau aku menyukainya?”, tanya Ryeowook dengan mata yang sangat berharap.
“Sudah”, jawabku.
“Jinjja? Apa katanya?”, tanya Ryeowook cemas.
“Ia”, jawabku.
“Hah? Ah, jinjja? Aku senang sekali”, teriak Ryeowook senang.
“Chukaeyo, Wookie”, ucapku sedih.
“Ah, gomawo Miyu-ah!”, ucap Ryeowook.
“Ne. Aku pulang duluan ya. Permisi”, pamitku.
“Ryeowook-ssi. Mau pulang bareng?”, tawar Kyu In.
“Ah, jinjja? Ne. aku mau”, ucap Ryeowook seraya menggandeng tangan Kyu In.
“Miyu-ah, kami duluan ya”, ucap Kyu In ramah.
“Ne. Hati-hati”, ucapku.
Beberapa jam kemudian aku berangkat ke café.
“Miyu-ah? Waeyo?”, tanya Sungmin heran.
“Ah, aniyo”, sahutku.
Sungmin oppa menatapku heran.
“Kau bisa cerita padaku kok”, ucap sungmin.
“Aku tidak apa-apa,oppa. Aku baik-baik saja”, sahutku seraya mencoba tersenyum.
“Baiklah, kalau kau butuh sesuatu bilang padaku”, ucap Sungmin.
“Ne, oppa”, balasku.
“Annyeong”, sapa seorang pelanggan.
“Annyeo…”, aku terdiam.
“Miyu-ah?”, sapa pelanggan itu.
“Kyuhyun-ssi?”, sahutku.
“Ne”, ucap Kyuhyun.
“Kalian saling kenal?”, ucap seorang gadis disebelah Kyuhyun.
“Eh, ia. Miyu-ah, kenalkan ini Ji Soo”, ucap Kyuhyun.
“Ne. aku Choi Mi Yu”, sapaku.
“Aku Park Ji Soo. Aku temannya Kyuhyun di Paris”, sahut Jisoo.
“Kau tinggal di Paris?”, tanyaku.
“Tidak lagi. Sekarang aku tinggal di Seoul”, jawab Jisoo.
“Kau pacarnya Kyuhyun-ssi?”, tanyaku pelan.
“Ah, aniyo! Aku hanya temannya. Aku lebih tua dari Kyunie. Memang aku sedang mencari seorang suami. Hahaha…”, jelasnya.
“Oh… Heheh…”, aku tertawa kecil.
“Aku juga sepupunya Leeteuk”, ucap Jisoo.
“Jinjja?”, ucapku tak percaya seraya menatap kearah Leeteuk.
“Ne. Mirip tidak?”, tanya Jisoo.
“Ne. Mirip. Tapi kau lebih ramah dari Leeteuk”, bisikku pelan.
“Oh, itu memang benar. Heheh…”, tawa Jisoo.
“Eh, aku dengar ya!”, teriak Leeteuk dari dapur.
“Oppa, diam!”, balasku.
“Sudah… Sudah… Kalian berantem mulu sih?”, ucap Sungmin.
“Heheh…”, sahutku.
“Hmm… Kalau Kyuhyun-ssi? Masih tinggal di Paris?”, tanyaku pada Kyuhyun.
“Kau mau aku tinggal disini atau di Paris?”, tanya Kyuhyun balik.
“Mwo? Apa maksudmu? Tentu saja aku ingin kau tinggal di Seoul”, jawabku.
“Ne. Aku tinggal di Seoul lagi”, jawab Kyuhyun.
“Jinjja?”, tanyaku masih tak percaya.
“Ne”, ucap Kyuhyun.
“Hmm... Apakah sudah bisa memesan? Aku sudah lapar nih. Heheh…”, ucap Jisoo.
“Ne, mianhaeyo Jisoo onnie. Heheh… Mau pesan apa?”, tanyaku.
“Miyu-ah, biar aku saja yang melayani. Kau pergilah jalan-jalan dengan Kyuhyun-ssi”, saran Yeonhae yang tiba-tiba muncul.
“Waeyo? Dia saja tidak mengajakku jalan-jalan kok”, bisikku.
“Dia benar. Ayo kita pergi jalan-jalan”, ajak Kyuhyun seraya mengulurkan tangannya.
“Ne”, tanpa banyak bicara aku langsung mengangguk.
Kami pergi berjalan-jalan mengitari kota. Kami saling bercerita. Dan Kyuhyun juga menceritakan perjalanannya di Paris. Namun, tiba-tiba handphone ku berdering. Di layar tertera nama ‘Donghae oppa’
“Yeoboseyo?”, sapaku.
“Miyu-ah! Cepat ke Rumah Sakit! Shin Hee… Shin Hee sedang sekarat!”, ucap Donghae sambil menangis.
“Ah, jinjja? Ne, aku akan segera kesana”, ucapku.
“Waeyo?”, tanya Kyuhyun khawatir.
“Shin Hee onnie sekarat. Cepat bawa aku ke Rumah Sakit”, ucapku.
“Ne”, Kyuhyun segera mengendarai mobilnya dengan kencang.
Tak lama kemudian kamipun sampai ke RS. Aku segera berlari menuju ruang informasi untuk menanyakan dimana kamar Park Shin Hee.
“Annyeong, aku ingin bertanya. Dimana ruang rawat Park Shin Hee?”, tanyaku pada perawat.
this is fangirling world :) I do whatever I want here. this is my blog, so it's up to me. if you are a fangirl, then you'll know what the meaning of this blog :P I just wanna say that being a fangirl is so much fun. but sometimes you've got bashed by the anti fans of our Idol. well, I'll post a lot of Super Junior, SHINee, DBSK,B2ST, C0-ED, SNSD, 2PM, 2AM, MBLAQ, CNBLUE, BIGBANG, 4MINUTE, KARA, MISS A, etc. @am
Entri Populer
-
CHAPTER 2: SECOND CHANCE? “Kyuhyun! Bertahanlah! Sebentar lagi Sungmin dan Donghae hyung akan pulang. Kau sabar ya… Kau harus kuat”, pin...
-
CHAPTER 2: MIRACLE “Sungmin! Sungmin! Cepat kesini!”, teriak Donghae panik. Sungmin pun menjadi panik karena jeritan Donghae. Ia pun naik...
-
CHAPTER 3: KISS ME GOODBYE Kyuhyun terbangun. Ia melihat sekelilingnya. Sepertinya ini bukan di kamarnya. Tiba-tiba ia melihat Hankyung ...
-
annyeong! mochi si author gaje balik lagi! *readers: apaan sih lo?* ini ff lanjutan dari First Snow. baca ya! #nodongpistol CHAPTER 1: IS ...
-
Ini FF Horror pertama saya. Biarpun horror, FF ini lebih mengutamakan unsur komedi. Jadi jangan nyesal kalo ntar baca gak nemu kesan horro...
-
yah... udah bukan rahasia lagi kalo S.A.F.E.R (SNSD Anti Fans for EteRnity) berkeliaran... trus, rata-rata pada benci sm Tiffany... terser...
-
CHAPTER 5: Beberapa saat kemudian. Ckreekkk!!! Kyuhyun membuka ruang rawat Yoonhae. “Astaga! Donghae menabrak pacarnya hingga seperti ini...
-
CHAPTER 4: Braaakkkk!!! Yoonhae tertabrak oleh mobil Donghae. Tapi, Donghae yang sedang mabuk, tidak sadar bahwa ia telah menabrak orang ...
-
CHAPTER 1 : DEADLY Kyuhyun bergegas ke kamar mandi. Teriakan Donghae tadi pagi telah membuyarkan mimpi-mimpinya ketika tidur. “Kyunie! Ce...
-
CHAPTER 3: “Kok bukan? Dia itu hantu!”, ucap Donghae meyakinkan. “Dia roh”, jawab Ryeowook singkat. “Roh? Sama saja sudah mati kan?”, tan...
No comments:
Post a Comment
not for bashing! thank you for your attention, gals :) be happy to share with me!