Entri Populer

Sunday, November 21, 2010

4th FF "PATHETIC YESUNG"

Taemin tertawa lepas, ngakak sengakak-ngakaknya.
“HAHAHAHAHAHA”, Taemin tetap tertawa.
“Apaan sih?”, tanya seorang cewe jengkel.
“Liat tuh! Pacar lu ngasih apa!”, Taemin membuka kotak kado itu.
Dan…
“Ih apaan sih? Masa’ gue dikasih kura-kura?”, teriak cewek tadi.
“Pacar lu tuh bego banget dah… Emang semua cewe’ suka kura-kura kayak dia? Hahaha… Siapa tuh nama kura-kuranya? Gue lupa tuh!”, celatuk Taemin.
“Ttangkkomma”, jawab si cewek lirih.
“Tuh kan! Nama peliharaannya aja udah aneh apalagi pemiliknya! Hahahaha”, Taemin tak bisa berhenti tertawa.
Sleppp!!!
Cewek tadi menggeplak kepala Taemin lalu pergi begitu saja.
“Eh lu pikir gue sama kayak lu ?! Lu pikir gue suka kura-kura?! Gitu?!”, bentak si cewek.
“Gi-young ah, mianhae”, ucap Yesung sambil memohon. Sebenarnya sedari tadi Yesung menunggu di luar cewek ini.
“Gue udah tau dari awal kalo lu ga cocok sama gue. Jadi mending lo pergi deh! Puas lo adik gue ngetawain gue?! Hah?!”, ucap Gi-young seraya pergi lalu membanting pintu.
Yesung tertegun manyun. Ingin rasanya berteriak……… “WANITA SIALAN!!!!!!!!!!”. Begitulah kalimat yang mungkin diucapkan Yesung kalau dia bisa.
Yesung berjalan di jalan raya yang ramainya minta ampun (yaiyalah namanya juga jalan raya). Manyesali semuanya… Tapi, dilihatnya seorang gadis cantik tengah kebingungan mencari sesuatu.
“Kamu mancari apa?”, tanya Yesung.
“Adikku… Adikku hilang”, ucap gadis itu sedih.
“Jangan menangis. Aku akan membantumu mencarinya”, tawar Yesung lembut.
Gadis cantik itu hanya mengangguk.
Apa yang mereka lakukan sungguh tak membuahkan hasil.
Gadis itu tampak sedih sekali.
“Noona”, tiba-tiba terdengar sebuah teriakan yang ternyata berasal dari anak lelaki kecil yang manis.
“Yoonji”, teriak gadis itu seraya memeluk adiknya.
“Kemana saja kau?”, tanya gadis itu pada adiknya.
“Tadi aku sedang membeli es krim, tapi aku malah kesasar. Dan yang bikin aku tambah bingung adalah orang aneh ini mengikutiku terus! Aku takut kak!”, ujar Yoonji seraya menunjuk Yesung.
Yesung hanya tersenyum. Dalam hatinya ia berkata, “TERKUTUKLAH KAUUUUW!!!”
“Maaf ya, oppa. Adikku mengatakan bahwa kau aneh”, ucap gadis itu lembut.
“Tak apa. Dia mungkin sangat was-was karena mungkin dia mengira bahwa aku adalah peculik anak”, ujar Yesung.
“Ayo kenalan, adik manis. Nama hyung adalah Yesung “, ucap Yesung seraya mengulurkan tangannya.
Alih-alih menjabat tangan Yesung, Yoonji malah memukul tangan Yesung dan memeluk noona nya.
Yesung dalam hati berkata, “SETAAAAANNNNN KEEECCCCCCIIIIIILLLLLL!!!!”
“Yoonji tidak boleh begitu lagi ya. Kau harus sopan pada orang lain!”, ucap gadis itu menasihati adiknya.
“Ia, noona”, ujar Yoonji.
“Baiklah, kami sebaiknya bergegas pulang. Nanti terlalu kesorean. Permisi, Yesung oppa”, ucap gadis itu.
“Tu… Tunggu…”, ucap Yesung pelan.
“Ya?”, jawab gadis itu.
“Siapa namamu?”, tanya Yesung lembut.
“YoonRi”, ucap gadis itu seraya pergi.
“YoonRi. Nama yang bagus”, ujar Yesung dalam hati.
Yesung kembali ke rumahnya dengan perasaan riang sekali. Dan itu membuat Leeteuk, Heechul dan Hankyung menjadi bingung.
“Hey, Jongwoon-ah! Wae?”, tanya Heechul penasaran.
“Hari ini aku senang sekali, hyung!”, teriak Yesung.
“Ne, tapi kenapa?” tanya Leeteuk.
“Yah, biarpun hari ini aku mendapat banyak cacian, tapi aku senang hyung!!!”, teriak Yesung lagi.
“Lalu bagaimana ulang tahun Gi-young?”, tanya Hankyung.
“Uhmm… Aku putus dengannya”, ucap Yesung.
“Tapi sepertinya aku menemukan yang baru!”, ucap Yesung bangga.
“Secepat itu?”, tanya Heechul lagi.
“Yoi!”, balas Yesung.
Heechul, Hankyung, Leeteuk hanya geleng-gelang saja melihatnya.
Yesung masuk ke kamarnya. Mandi sampai bersih sebersih bersihnya.
“Besok, aku akan menemuinya lagi! Harus!”, ucap Yesung.
Selesai mandi, iapun berbaring.
Yesung melihat ke arah kandang ttangkkomma.
“Eh, kamu tau ga? Tadi aku ketemu cewek cantik banget. Baik lagi…”, ucap Yesung pada kura-kura nya yang absolutely definitely and of course ga akan ngerti.
“Tapi… Adiknya itu lho… Rese abis! Sumpah!”, kesal Yesung.
“Tapi gapapalah! Akan ku kejar kau bidadari ku”, ucap Yesung yang seraya tertidur dan mulailah terdengar suara dengkuran yang bersahut-sahutan dan beradu.
Keesokan harinya…
“YoonRi, tunggu aku. Aku akan menemuimu”, ucap Yesung semangat.
Yesung berjalan dengan gagahnya ke tempat semalam ia bertemu YoonRi. Tapi… Tak terlihat sekalipun batang hidung YoonRi.
“Aku kecepatan datang mungkin… Makanya dia belum datang kesini”, Yesung mencoba meyakinkan dirinya.
2 jam berlalu…
Yesung masih setia menunggu…
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
3 jam berlalu…
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
7 jam kemudian…
Yesung terbujur kaku. Tak dapat lagi merasakan apa-apa. Dia mati rasa. “Oh Tuhan… Dimanakah bidadariku?”, itulah yang diucapkan Yesung dihatinya.
2 jam kemudian...
Yesung pulang. Lemas. Inginnya dia istirahat dan melupakan semua kajadian hari ini. Dia lelah. Lelah sekali.
Yesung masuk ke ruang tamu dan…
“YoonRi”, Yesung terkejut dengan mata terbelalak.
“Yesung oppa”, ucap YoonRi yang juga terkejut.
“Loh, kalian saling kenal?”, ucap Leeteuk.
Keduanya hanya diam. Tak bersuara (yaiyalah! masa’ diam bersuara?)
“Jongwoon-ah, kenalkan ini pacarku YoonRi”, ujar Leeteuk sambil tersenyum manis.
“Annyeong YoonRi. Yesung imnida. Bangapseumnida!”, ucap Yesung seraya langsung berlari menuju kamarnya.
“Lho kenapa dia?”, tanya Leeteuk heran.
YoonRi hanya diam. Dia pun tidak mengerti apa masalahnya, sehingga Yesung langsung menjauh seperti itu.
“Biar aku yang tangani”, ujar Hankyung berwibawa.
Tok… Tok… Tok…
Tak ada jawaban…
Hankyung mengetok pintu kamar Yesung lagi.
Tapi sama saja.
Namun setelah itu…
Braaakkk!!!
Pintu kamar Yesung terdobrak dan lepas dengan sempurna.
“Jongwoon-ah!”, panggil Hankyung.
“Jongwoon-ah!”, teriak Hankyung.
Hankyung mulai panik. Karena sedari tadi tak sedikitpun ia mendengar sahutan Yesung.
Hankyung kebawah dan menuju teras.
Tampak Yesung sedang tiduran dan diatas perutnya berdiri dengan anggun kura-kuranya.
“Jongwoon-ah! Kau kenapa sih?”, tanya Hankyung heran.
“Tak apa, Han. Hanya saja aku mulai merasa bahwa sepertinya aku ditakdirkan untuk tidak dicintai seorang gadis pun”, ucap Yesung sedih.
Hankyung duduk disebelah Yesung.
“Lah? Kenapa mesti sedih? Aku sendiri masih jomblo dan senang-senang saja tuh!”, ucap Hankyung.
“Tapi suatu hari nanti kau akan mendapatkan jodohmu. Lah aku? Mana ada”, ucap Yesung yang kali ini disertai isak tangis.
“Nah, kau sendiri yang bilang kalau suatu hari nanti aku akan mendapatkan jodohku. Lalu kau apa dong? Kau juga pasti akan mendapatkan jodohmu suatu hari nanti. Percayalah!”, ucap Hankyung meyakinkan.
Yesung langsung bangkit dan mendekati Hankyung. Ga peduli sama nasib ttangkomma yang udah break dance dari tadi gara-gara Yesung bangkit.
“Ah, Han gege. Aku jadi terharu”, ucap Yesung seraya memeluk Hankyung.
“Eh… Eh… Gak begini juga kaliii……”, ucap Hankyung sambil terbatuk-batuk lantaran sesak napas dibuat Yesung.

THE END

No comments:

Post a Comment

not for bashing! thank you for your attention, gals :) be happy to share with me!