CHAPTER 1 : DEADLY
Kyuhyun bergegas ke kamar mandi. Teriakan Donghae tadi pagi telah membuyarkan mimpi-mimpinya ketika tidur.
“Kyunie! Cepat mandi!”, teriak Donghae dari dapur.
“Ne, hyung!”, jawab Kyuhyun.
Kyuhyun masuk ke kamar mandi. Dan mulai membersihkan tubuhnya.
“Setiap hari selalu begitu! Selalu saja dibangunkan oleh teriakan Donghae hyung atau Sungmin hyung. Perhatian mereka terlalu berlebihan!”, ucap Kyuhyun sambil menyalakan air.
Kyuhyun mulai berpakaian. Seragam sekolah “SMA Kyung Hee” lah yang ia gunakan. Setelah selesai, ia pun berangkat ke dapur untuk sarapan.
“Ini hyung buatkan nasi goreng. Makanlah! Hyung juga sudah siapkan bekalmu”, ucap Donghae sambil memasukkan bekal ke dalam tas Kyuhyun.
“Hmm… Kemana Sungmin hyung? Biasanya rumah ini menjadi bising gara-gara kalian…”, ucap Kyuhyun santai sambil memakan nasi goreng buatan Donghae.
“Dia sedang ada kerjaan. Dia sedang di SuKiRa bersama Teukie hyung”, jawab Donghae sambil membuatkan susu untuk Kyuhyun.
“Oh… Hari ini aku boleh pergi sendiri tidak?”, tanya Kyuhyun ragu-ragu.
“Tapi kau…”, belum sempat Donghae berbicara, Kyuhyun sudah memotongnya.
“Ayolah, hyung! Aku ingin ke sekolah sendiri. Lagipula apa kalian tidak capek mengantarku terus? Kalian istirahat saja. Aku baik-baik saja kok!”, ujar Kyuhyun meyakinkan hyungnya.
“Hmm… Baiklah… Kau akan pergi naik apa?”, tanya Donghae pada dongsaengnya itu.
“Naik sepeda”, jawab Kyuhyun singkat.
“Naik sepeda? Kau yakin?”, tanya Donghae tak yakin.
“Ia, naik sepeda”, ucap Kyuhyun lagi.
“Hmm… Kau…”, lagi-lagi Kyuhyun memotong omongan hyungnya.
Kyuhyun melihat jam tangannya yang sekarang telah menunjukkan pukul 7 pagi.
“Hyung, maaf. Sepertinya aku harus segera pergi. Aku takut terlambat. Sampai nanti hyung!”, ucap Kyuhyun sambil membungkukkan badan ke hyungnya.
Kyuhyun bergegas keluar membuka kunci sepedanya dan kemudian berangkat.
“Kalau terlambat kenapa mau naik sepeda? Dasar dongsaeng yang aneh!”, ujar Donghae dalam hati.
Kyuhyun melihat jamnya lagi. Dan ia terkejut saat melihat jam nya telah menunjuk ke 7.15.
“Gawat! Aku harus cepat!”, Kyuhyun mempercepat kayuhan sepedanya.
Braaakkkk!!! Kyuhyun terkejut melihat seorang gadis jatuh akibat tertabrak sepedanya
“Aduh!”, teriak gadis itu sambil memegangi kakinya yang sakit.
Kyuhyun kompat dari sepedanya untuk melihat gadis itu.
“Ma… Maaf ya… Aku benar-benar tidak sengaja…” ujar Kyuhyun sedikit gugup.
“A… Aku baik-baik saja kok”, ucap gadis itu sambil mengelus kakinya.
“Biar ku bantu”, ucap Kyuhyun seraya menarik tangan gadis itu.
“Te… Terima kasih”, ucap gadis itu sambil berusaha menyeimbangkan badannya.
“Kau murid SMA Kyung Hee?”, tanya Kyuhyun pada gadis itu.
“Ia. Kelihatannya kau juga murid SMA Kyung Hee?”, tanya gadis itu pada Kyuhyun.
“Ia. Hmm… Kalau bagitu kita pergi sama-sama saja. Aku kan memboncengmu sampai sekolah”, tawar Kyuhyun pada gadis itu.
“Tapi…”, belum sempat gadis itu bicara, Kyuhyun langsung mengangkat gadis itu ke bangku belakang.
“Pegangan ya”, ucap Kyuhyun pada gadis itu.
“Ia”, sahut gadis itu sambil berusaha meletakkan tangannya ke pinggul Kyuhyun.
Kyuhyun melaju sangat kencang. Gadis itupun sulit untuk berpegangan.
“Kyuhyun!”, teriak gadis itu. Tapi Kyuhyun tidak mendengarnya.
“Kyuhyun!”, teriaknya lagi.
“Ya?”, jawab Kyuhyun terkejut.
“Bisakah jalannya pelan sedikit? Aku takut kita jatuh atau tertabrak”, ucap gadis itu menasehati.
“Hmm… Baiklah”, Kyuhyun mengiyakan.
Sampai di sekolah, Kyuhyun memarkirkan sepedanya. Dan kembali membantu gadis itu turun.
“Ehm… Terima kasih ya…”, ujar gadis itu sambil membungkukkan badannya.
“Ah tidak apa-apa kok! Aku mau minta maaf sekali lagi. Maaf ya”, ujar Kyuhyun balas membungkukkan badan.
“Ia. Tidak apa-apa kok”, ucap gadis itu sambil tersenyum manis.
Teeettt!!! Teeetttt!!! Bel sekolah berbunyi.
“Aku harus segera masuk kelas. Sekali lagi terima kasih ya!”, ucap gadis itu seraya meninggalkan Kyuhyun.
“Hey! Siapa namamu?”, teriak Kyuhyun pada gadis itu.
“Kihae!”, ucap gdis itu dari jauh.
“Kihae? Ah, aku Kyuhyun!”, teriak Kyuhyun lagi.
“Arasseo!”, sahut gadis itu sambil melambaikan tangannya.
Kyuhyun berjalan menuju kelasnya, dia lihat Ryeowook telah menunggu.
“Wookie, maaf aku terlambat. Hmm… Bagaimana PR mu?”, tanya Kyuhyun ragu-ragu.
“Sudah selesai kok”, jawab Ryeowook singkat.
“Maaf ya aku telat, kau jadi tidak bisa menanyakan PR padaku”, ujar Kyuhyun pada Ryeowook.
“Ia. Sudahlah. Ayo duduk”, ajak Ryeowook pada Kyuhyun yang sedari tadi berdiri.
“Selamat pagi semua”, ucap seonsaeng.
“Bagaimana PR kalian? Sudah selesai kan?”, tanya seonsaeng pada muridnya.
“Sudah”, jawab mereka semua kompak.
Pelajaran pun di mulai. Diawali dengan Matematika lalu Bhs Inggris.
Teeettt!!! Teeettt!!! Bel istirahat berbunyi. Semua anak-anak meninggalkan kelasnya masing-masing. Ada yang akan ke kantin, ada yang ke perpus dan ada pula yang hanya ke toilet.
“Kyunie, apa kau tidak mengambil program ekskul untuk liburan musim panas nanti?”, tanya Ryewook pada Kyuhyun sambil memakan bekal nya.
“Hmm… Aku mau, tapi aku tidak tau mau bergabung di klub mana. Semua klub sangat menarik. Bagaimana denganmu, Wookie?”, tanya Kyuhyun balik pada Wookie.
“Aku ikut”, jawab Ryeowook singkat.
“Oh ya? Ikut klub apa?”, tanya Kyuhyun sambil meneruskan makannya.
“Klub lukis”, jawab Ryeowook ragu-ragu.
Kyuhyun yang terkejut mendengar jawaban Ryeowook menjadi tersedak.
“Klub lukis? Sejak kapan kau punya minat untuk melukis?”, tanya Kyuhyun sambil menahan tawa.
“Memangnya kenapa? Tidak boleh?”, tanya Ryeowook pada Kyuhyun.
“Bukan. Bukan begitu. Aku hanya mau tau alasannya saja”, jelas Kyuhyun pada Ryeowook.
“Hmm… Aku tertarik saja. Oh ia, kenapa kau tidak bergabung saja?”, ajak Ryeowook pada Kyuhyun.
“Hmm… Menarik juga. Nanti aku pikirkan dulu”, jawab Kyuhyun sambil membereskan bekalnya.
“Ok!”, ucap Ryewook singkat.
Waktu terus berlalu. Tidak terasa sudah pukul 12 tepat.
Teettt!!! Teeettt!!! Bel pulang sekolah pun berbunyi.
Kyuhyun dan Ryeowook berjalan di koridor sekolah.
“Kapan kau akan tinggal di dorm lagi? Sungmin hyung kangen sekali padamu”, jelas Kyuhyun pada Ryeowook.
“Ayahku kan sedang di Seoul, jadi aku harus memanfaatkan waktu yang ada untuk bersama ayah, sebelum ia kembali Melbourne”, ujar Ryeowook.
“Ia. Aku tahu. Kenapa kau tidak mampir ke dorm saja hari ini?”, ajak Kyuhyun pada Ryeowook.
“Tidak bisa, Kyunie”, jelas Ryeowook singkat.
“Kenapa?”, tanya Kyuhyun penasaran.
“Aku harus membantu hyung ku. Natal kan sebentar lagi, jadi aku membantu keluargaku untuk menyiapkan keperluan natal”, jawab Ryeowook sambil membuka handphone nya.
“Kau tidak natal bersama kami?”, tanya Kyuhyun lagi.
“Tenang saja. Aku tetap akan natal bersama kalian kok! Makanya aku selesaikan dulu persiapan natal di rumahku, baru aku mempersiapkan natal bersama kalian”, ujar Ryeowook meyakinkan Kyuhyun.
“Ok. Kalau begitu aku pulang dulu ya”, ucap Kyuhyun sambil membuka kunci sepedanya.
“Ia. Oh itu dia. Aku pulang dulu, Kyunie”, ucap Ryeowook sambil menutup handphone nya yang tadi tak jadi digunakan.
“Ia. Hati-hati”, ujar Kyuhyun melambaikan tangan.
Kyuhyun menaiki sepedanya. Ia berjalan pelan menuju rumah.
“Akh… Ternyata banyak pemandangan bagus yang aku lewatkan selama ini”, ujar Kyuhyun sambil melihat pemandangan alam yang indah di sekelilingnya.
“Lho, itu kan…”, ucap Kyuhyun dalam hati.
Ia kayuh sepedanya supaya bisa lebih dekat dengan orang itu.
“Kihae!”, teriak Kyuhyun sambil melambaikan tangannya.
“Ah… Kyuhyun-ssi!”, sahut gadis itu yang ternyata adalah Kihae.
“Kau mau pulang?”, tanya Kyuhyun pada Kihae.
“Ia”, jawab Kihae.
“Ayo biar ku antar”, tawar Kyuhyun pada Kihae.
“Tidak usah, biar aku sendiri saja”, tolak Kihae.
“Tidak apa-apa. Ayo naik”, ajak Kyuhyun.
“Hmm… Terima kasih, Kyuhyun-ssi”, ujar Kihae.
“Hmm… Kihae, apa kau ikut program ekskul untuk liburan musim panas?”, tanya Kyuhyun sambil mengayuh sepedanya.
“Musim panas? Tapi kan masih lama. Masih beberapa bulan lagi”, ujar Kihae.
“Ia sih, tapi programnya kan sudah keluar”, ucap Kyuhyun.
“Hmm… Aku ingin masuk klub lukis. Kalau Kyuhyun-ssi mau masuk klub mana?”, tanya Kihae balik pada Kyuhyun.
“Hmm… Aku belum tau”, ujar Kyuhyun ragu-ragu.
“Masuk klub lukis saja. Ada banyak teman disana. Ayolah!”, ajak Kihae pada Kyuhyun.
“Temanku yang bernama Ryeowook juga masuk di klub itu. Tapi aku masih belum tau mau ke klub mana”, jelas Kyuhyun.
“Ryeowook?”, tanya Kihae terkejut.
“Ia, Ryeowook. Kenapa? Kau kenal?”, tanya Kyuhyun balik pada Kihae.
“Tentu saja! Dia sahabatku! Aku yang mengajaknya gabung di klub lukis”, jelas Kihae.
“Oh… Baiklah nanti aku pikirkan dulu”, ucap Kyuhyun.
Setengah jam kemudian, Kyuhyun sampai di dorm.
“Hyung!”, panggil Kyuhyun.
“Ya, Kyunie!”, sahut Sungmin.
“Hyung sudah pulang?”, tanya Kyuhyun.
“Jadi yang kau lihat siapa kalau aku belum pulang? Donghae?”, tanya Sungmin bercanda.
“Aku kan hanya tanya saja. Oh ia mana Donghae hyung?”, tanya Kyuhyun sambil merebahkan badan di sofa.
“Sedang pergi bersama Jessica”, jawab Sungmin sambil menyiapkan makan siang Kyuhyun.
“Jess lagi… Jess lagi… Huft…”, desah Kyuhyun.
“Hyung, aku mau ganti pakaian dulu”, ucap Kyuhyun pada Sungmin.
“Ya. Kalau mau makan, sudah hyung siapkan ya. Hyung mau beres-beres dorm dulu”, jelas Sungmin.
“Ya”, sahut Kyuhyun.
“Hmm… Bosan! Henry juga sedang di Toronto. Huft… Gak ada teman main”, desah Kyuhyun.
Kyuhyun mengambil PSP nya yang tergeletak diatas meja. Ditengah kebosanannya itu, lama-lama iapun tertidur.
Malam harinya. Dari pulang tadi Kyuhyun tidak keluar-keluar dari kamarnya.
“Kyunie kemana? Ini kan sudah malam. Dari pulang sekolah tadi dia tidak turun ke bawah”, tanya Sungmin dalam hati.
“Donghae, coba kau cek Kyunie dikamarnya dan suruh makan malam. Aku kan buatkan makan malam”, ujar Sungmin pada Donghae.
“Ok”, Donghae mengangguk.
Donghae naik keatas menuju kamar Kyuhyun.
“Kyunie! Kyunie!”, teriak Donghae.
“Astaga!”, Donghae terkejut melihat apa yang dilihatnya.
this is fangirling world :) I do whatever I want here. this is my blog, so it's up to me. if you are a fangirl, then you'll know what the meaning of this blog :P I just wanna say that being a fangirl is so much fun. but sometimes you've got bashed by the anti fans of our Idol. well, I'll post a lot of Super Junior, SHINee, DBSK,B2ST, C0-ED, SNSD, 2PM, 2AM, MBLAQ, CNBLUE, BIGBANG, 4MINUTE, KARA, MISS A, etc. @am
Entri Populer
-
CHAPTER 2: SECOND CHANCE? “Kyuhyun! Bertahanlah! Sebentar lagi Sungmin dan Donghae hyung akan pulang. Kau sabar ya… Kau harus kuat”, pin...
-
CHAPTER 2: MIRACLE “Sungmin! Sungmin! Cepat kesini!”, teriak Donghae panik. Sungmin pun menjadi panik karena jeritan Donghae. Ia pun naik...
-
CHAPTER 3: KISS ME GOODBYE Kyuhyun terbangun. Ia melihat sekelilingnya. Sepertinya ini bukan di kamarnya. Tiba-tiba ia melihat Hankyung ...
-
annyeong! mochi si author gaje balik lagi! *readers: apaan sih lo?* ini ff lanjutan dari First Snow. baca ya! #nodongpistol CHAPTER 1: IS ...
-
Ini FF Horror pertama saya. Biarpun horror, FF ini lebih mengutamakan unsur komedi. Jadi jangan nyesal kalo ntar baca gak nemu kesan horro...
-
yah... udah bukan rahasia lagi kalo S.A.F.E.R (SNSD Anti Fans for EteRnity) berkeliaran... trus, rata-rata pada benci sm Tiffany... terser...
-
CHAPTER 5: Beberapa saat kemudian. Ckreekkk!!! Kyuhyun membuka ruang rawat Yoonhae. “Astaga! Donghae menabrak pacarnya hingga seperti ini...
-
CHAPTER 4: Braaakkkk!!! Yoonhae tertabrak oleh mobil Donghae. Tapi, Donghae yang sedang mabuk, tidak sadar bahwa ia telah menabrak orang ...
-
CHAPTER 1 : DEADLY Kyuhyun bergegas ke kamar mandi. Teriakan Donghae tadi pagi telah membuyarkan mimpi-mimpinya ketika tidur. “Kyunie! Ce...
-
CHAPTER 3: “Kok bukan? Dia itu hantu!”, ucap Donghae meyakinkan. “Dia roh”, jawab Ryeowook singkat. “Roh? Sama saja sudah mati kan?”, tan...

No comments:
Post a Comment
not for bashing! thank you for your attention, gals :) be happy to share with me!