Entri Populer

Thursday, November 18, 2010

3rd FF "TRUE LOVE" chapter 7

TRUE LOVE (Chapter 7)

“Miyu-ah!”, terdengar teriakan cempreng dari seorang cowok kurus namun tampan.
“Hyukkie?!”, sahutku.
“Miyu-ah! Aku kangen sekali denganmu!”, ucap Eunhyuk sambil memelukku dari belakang.
“Jinjja?”, tanyaku.
“Ne. Bagaimana kabarmu?”, tanya Eunhyuk.
“Baik. Kau sendiri? Oh ia, bagaimana liburanmu di Tokyo?”, tanyaku balik.
“Wah liburanku menyenangkan! Kau sih tidak mau ikut. Padahal kan sudah aku ajak”, ucap Eunhyuk.

Plak! Aku mengetok kepala Eunhyuk.

“Aish, kenapa kepalaku dipukul?”, tanya Eunhyuk.
“Tentu saja aku tidak mau. Kalau aku ikut pasti aku dicuekin”, ucapku.
“Siapa yang nyuekin kamu? Miyu banyak alasan, ah!”, ucap Eunhyuk.
“Sudahlah, monyet”, ucapku.
“Mwo? Aish, berhentilah memanggilku monyet, Miyu-ah. Masa’ aku yang tampan seperti ini di bilang monyet?”, ucap Eunhyuk.
“Ia, ia. Kau tampan”, ujarku.
“Nah, gitu dong”, balasnya.
“Tapi untuk monyet”, sahutku seraya berlari kabur ke kelas.
“Miyu-ah!!!”, teriak Eunhyuk kesal.

Eunhyuk berjalan di koridor sekolah. Tiba-tiba ia bertemu dengan Yeong Ni.

“Yeong Ni-ah!”, panggil Eunhyuk.
“Eunhyuk-ssi. Apa kabar?’, sapa Yeong Ni.
“Aku baik-baiksaja. Bagaimana denganmu?”, tanya Eunhyuk balik.
“Aku juga baik kok”, ucap Yeong Ni.
“Kau mau kemana?”, tanya Eunhyuk.
“Ke perpustakaan. Mau mengembalikan buku”, jawab Yeong Ni.
“Aku temani ya?”, tawar Eunhyuk.
“Jinjja? Ne. Ayo”, ajak Yeong Ni.

Yeong Ni adalah gadis yang disukai Eunhyuk di sekolah. Dia perhatian sekali pada Yeong Ni.

“Eunhyuk-ssi kemana sih?’, tanya Mi Hyuk heran.
“Mihyuk-ah! Mianhaeyo”, teriak Eunhyuk di kejauhan.
“Kau darimana sih?”, tanya Mihyuk kesal.
“Oh tadi aku berjumpa dengan Yeong Ni. Lalu aku menemaninya mengembalikan buku di perpustakaan. Terus…”, belum selesai Eunhyuk menjelaskan, Mihyuk sudah meninggalkannya.
“Mihyuk-ah!”, panggil Eunhyuk.

Tampak Mihyuk sedang menutup wajahnya di meja. Aku yakin dia menangis.

“Mihyuk-ah”, sapaku.
“Miyu-ah”, sahut Mihyuk.
“Kau menangis?”, tanyaku kaget.
“Aniyo”, jawab Mihyuk.
“Waeyo?”, tanyaku heran.
“Aku baik-baik saja. Tidak apa-apa”, ujar Mihyuk sambil mengilap air matanya.
“Ayo ikut aku”, ajakku seraya menarik tangannya.

Aku bawa Mihyuk ke taman. Aku mulai menenangkannya. Dan mulai bertanya ada apa dengannya.

“Mihyuk-ah, waeyo? Kenapa sedih sekali?”, tanyaku.
“Eunhyuk-ssi…”, Mihyuk mencoba menjelaskan.
“Mwo? Apa yang dilakukan monyet padamu?”, tanyaku penasaran.
“Tenang dulu, Miyu-ah. Aku hanya kecewa. Eunhyuk-ssi selalu memperhatikan Yeong Ni yang tak pernah perhatian padanya, sementara aku yang selalu berada di dekatnya tidak pernah ia pedulikan. Aku sedih, Miyu-ah”, jelas Mihyuk.
“Oh, begitu. Intinya, Mihyuk suka dengan monyet? Eh, maksudku Eunhyuk?”, tanyaku lagi.
“Ah, aniyo. Aku cuma…”, Mihyuk terdiam.
“Jinjjaeyo?”, tanya Eunhyuk yang tiba-tiba datang.
“Eunhyuk-ssi?!”, teriakMihyuk kaget.
“Kau benar-benar menyukaiku? Kenapa kau tidak pernah bilang?”, tanya Eunhyuk.
“Ak… Aku… Tapi, kau kan suka dengan Yeong Ni”, bentak Mihyuk.
“Hah? Yeong Ni? Hmm… Dulu aku memang menyukainya. Tapi, aku tahu bahwa dia tidak menyukaiku dan dia menyukai Kibumie. Dan aku tidak menyukainya lagi”, jelas Eunhyuk.
“Jinjja?”, tanya Mihyuk.
“Ne”, jawab Eunhyuk.
“Jadi siapa yang kau sukai?”, tanya Mihyuk cemas.
“Kau”, ucap Eunhyuk.
“Aku? Kenapa aku?”, tanya Mihyuk.
“Karena aku hanya suka padamu”, jawab Eunhyuk meyakinkan.
“Miyu-ah!”, panggil Ryeowook seraya menyuruhku untuk meninggalkan Mihyuk dan Eunhyuk.
“Ah, ne”, sahutku sambil meninggalkan Mihyuk dan Eunhyuk berdua.
“Kau jangan bohong”, ujar Mihyuk yang masih tak percaya.
“Lee Hyuk Jae a.k.a Eunhyuk a.k.a Monkey a.k.a Anchovy a.k.a Jewel tidak pernah berbohong!”, ucap Eunhyuk.
“Katakan lagi”, pinta Mihyuk.
“Apa?”, tanya Eunhyuk heran.
“Katakan lagi kalau kau menyukaiku”, pinta Mihyuk.
“Oh… Mihyuk-ah! Saranghaeyo!”,teriak Eunhyuk.
“Aish, bising sekali!”, bentak Mihyuk.
“Heheh… Mianhae. Bagaimana denganmu?”, tanya Eunhyuk.
“Eunhyuk-ssi! Naddo saranghaeyo!”, teriak Mihyuk.
“Kau juga bising!”, bentak Eunhyuk.
“Hyukkie hyung!”, panggil Kibum.
“Mwo? Kibumie”, sahut Eunhyuk.
“Acara pernyataan cinta kalian tadi benar-benar aneh. Tapi keren. Aku suka. Hehe…”, tawa Kibum.
“Bukan Eunhyuk namanya kalau tidak aneh! Eh, kalau tidak keren… Hehehe…”, balas Eunhyuk.
“Kibumie!”, panggil Yeong Ni.
“Ne”, sahut Kibum.
“Temani aku ke perpustakaan ya?”, ajak Yeong Ni.
“Tentu saja, my principesa”, ucap Kibum dengan bahasa Italy.

Sementara itu, di café aku bertemu dengan Yesung oppa. Yesung oppa adalah teman masa kecilnya Donghae oppa.

“Yesung oppa”, panggilku.
“Miyu-ah”, sahutnya.
“Kau masih ingat padaku?”, tanyaku.
“Tentu saja”, jawab Yesung.
“Oppa mau kemana?”, tanyaku lagi.
“Aku sedang mencari-cari baju pengantin”, ucap Yesung.
“Mwo? Kau mau menikah?”, tanyaku.
“Ne”, jawab Yesung sambil tersenyum manis.
“Wah, chukaeyo. Kenapa tak memberitahu aku dan Donghae oppa?”, kesalku.
“Mianhaeyo. Hanya saja kartu undangannya belum di sebar. Kalau kartu undangannya sudah jadi, pasti aku beri tahu. Hehe…”, tawa Yesung.
“Ne. Arasseo… Siapa pengantin wanitanya?”, tanyaku.
“Aku”, ujar seorang wanita cantik.
“Oh ia, kenalkan aku Choi Mi Yu”, sapaku.
“Aku Lee Hye Yoon. Bangapseumnida Miyu-ah”, ucap Hye-yoon.
“Ne. Bangapseumnida, Hye-yoon onnie”, sahutku.

Aku sampai dirumah. Banyak sekali yang akan menikah dan sudah punya pacar. Donghae oppa-Jisoo onnie, Sungmin oppa-Yemin, Yesung oppa-Hye-yoon onnie akan menikah dalam waktu dekat. Kyu In-Siwon oppa, Mihyuk-Eunhyuk, Yeong Ni-Kibum.

“Giliranku kapan? Aish, jinjja…”, desahku.

Tiba-tiba kedua handphone ku berdering. Tertera nama ’Wookie’ di handphone yang satu dan ‘Kyunie’ di handphone yang satunya. Aku angkat keduanya bersamaan.

“SARANGHAEYO YEONGWONHI, Miyu-ah”, teriak Ryeowook dan Kyuhyun bersamaan.

THE END

No comments:

Post a Comment

not for bashing! thank you for your attention, gals :) be happy to share with me!